Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanah Liat Berceceran, Akses Jalan Desa Berlumpur dan Licin

LICIN - Warga mengeluhkan kondisi jalan penghubung Desa Tukadaya dan Tuwed, Melaya yang berlumpur dan licin.

BALI TRIBUNE - Warga di wilayah Banjar Berawantangi, Desa Tukadaya dan Desa Tuwed sejak sepekan terakhir ini mengeluhkan kondis akses jalan ke permukiman warga di wilayah dua desa di Kecamatan Melaya tersebut.  Warga yang menggendarai kendaraan bermotor terutama pengendara roda dua harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan desa ini terlebih saat malam hari karena badan yang jalan dipenuhi lumpur. Kendati jalan tersebut menggunakan aspal hotmix yang cukup mulus, namun sejak hujan beberap hari belakangan ini jalan menjadi licin akibat lumpur yang menempel di atas lapisan aspal. Bahkan kini kondis jalan yang setiap harinya ramai dilalui warga ini kini tampak seperti jalan yang belum diaspal akibat ceceran tanah yang diangkut truk proyek yang melintas. Ceceran tanah yang terkena guyuran hujan menjadi lumpur yang licin dan lengket pada ban kendaraan.  Sesuai informasi yang diperoleh dari warga yang ditemui Kamis (28/6), tanah yang berceceran di sepanjang ruas jalan dan menjadi lumpur tersebut adalah tanah  pengerukan saluran irigasi yang diangkut menggunakan truck untuk dipindahkan dari lokasi pengerukan menuju lahan di sebelah Utara. Ceceran tanah bersyarakan disepanjang jalan yang dilalui truk pengangkut material kerukan itu. Kendati bersyarakan di sepanjang ruas jalan antar desa ini, namun saat berlangsungnya pekerjaan pemindahan tanah tersebut justru tanah liat yang berceceran tidak dibersihkan ataupun disiram. Sehingga membuat badan jalan aspal diselimuti ceceeran tanah sehingga mengakibatkan ondisinya jalan menjadi licin, terlebih saat hujan yang mulai turun belakangan ini. “Memang hanya beberapa meter berserakan, tapi kenapa tidak disemprot. Sekarang masih ini sisanya masih menyelimuti jalan. Praktis kondisi ini membuat jalan aspal ini juga menjadi licin. Karena sebagian tanah masih berserakan bahkan berubah menjadi lumpur setelah tersiram hujan.” terang salah seorang warga. Warga setempat menyebut, tanah yang diangkut dan berceceran tersebut berasal dari salah satu proyek saluran irigasi yang sedang dikerjakan diwilayah Subak Sang Hyang Cerik. Menurt warga, salah satu jaringan irigasi yang berada disisi barat jalan itu dilakukan pelebaran sehingga tanahnya dikeruk. Tanah hasil kerukan itulah yang dipindahkan ke lahan lain yang melintasi jalan dan melalui permukiman warga. Warga mengeluh dan keberatan karena seharusnya pihak rekanan pelaksana proyek itu tidak hanya sekadar memindahkan material begitu saja namun seharusnya juga melakukan pembersihan jalan yag terdampak aktiftas proyek tersebut sehingga tidak berdampak pada kenyamanan dan keselatan serta kepentingan umum. Perbekel Tuwed, Gede Coblos Mudiana, dikonfirmasi melalui ponselnya Rabu kemarin justru mengaku belum menerima adanya keluhan terkait jalan berlumpur dan licin akibat ceceran tanah proyek tersebut. Namun memang di lokasi tersebut diakuinya sedang dilaksanakan perbaikan irigasi dari Provinsi untuk di tiga desa salah satunya di Desa Tuwed. “Itu proyek dari Provinsi, memang sebelumnya ada sosialisasi untuk perbaikan irigasi yang mengaliri Subak Tuwed dan Berawantangi,” terangnya.  Perbaikan proyek hingga memindahkan tanah liat itu adalah normalisasi pendangkalan saluran dan pemasangan senderan saluran air. Namun terkait adanya tanah yang  dikeruk dan dipindahkan ke tempat lain itu pihaknya belum mengetahuinya. “Kalau itu belum ada laporan warga,” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click

Pemotor Oleng Tabrak Truk Angkut Baja Ringan Hingga Tewas

balitribune.co.id | Tabanan – Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Anwar (24), tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk usai menabrak truk pengangkut baja ringan di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Kecelakaan maut yang melibatkan motor Honda Beat DK 3576 UR dan truk AG 8147 Y tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Yeh Ngigih Mulai Dibeton, Jalur Gadung Sari-Pesagi Ditutup

balitribune.co.id | Tabanan – Akses jalan penghubung Desa Gadung Sari di Kecamatan Selemadeg Timur dan Desa Pesagi di Kecamatan Penebel melalui Jembatan Yeh Ngigih akan ditutup total mulai Selasa (29/9/2026).

Penutupan rute antarkecamatan tersebut dilakukan seiring perbaikan jembatan yang sudah masuk tahap pembetonan. Penutupan jalur ini diterapkan lantaran material pembetonan akan segera tiba di lokasi proyek.

Baca Selengkapnya icon click

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.