Diposting : 24 January 2020 09:50
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune/Petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan api yang meludeskan Toko Dana Agung di Banyubiru Jumat dini hari, Jumat (24/1)
balitribune.co.id | Negara - Warga Desa Banyubiru, Kecamatan Negara Jumat (24/1) dinihari dihebohkan dengan kejadian kebakaran. Bahkan penghuni yang saat kerjadian tengah tertidur pulas nyaris terpanggang sebelum akhirnya dibangunkan oleh teriakan tetangga.
 
Kebakaran menimpa toko dan bangunan milik, Agung Kade Sumertadana (50) di Jalan Cupel, Banjar Brawansalak, Desa Banyubiru.  Kejadian kebakaran di Toko Dana Agung tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat kejadian seluruh penghuni tengah tertidur pulas. Salah seorang tetangga korban, Ni Ketut Wijanawati (46) ditemui dilokasi mengatakan saat terbangun dan mendapati api sudah berkobar diatap bangunan di sebelah utara rumahnya tersebut.
 
Ia pun berteriak dan membangunkan pemilik rumah dan tetangga sekitar. Warga lainnya pun berusahan membangunkan pemilik rumah yang masih berada didalam bangunan. “Saya lihat api tepat diatap toko sebelah utara tembok merajan saya. Saya teriak-teriak dan beberapa tetangga dan orang yang lewat membangunkan penghuninya”ujarnya. Warga berusaha menyelamatkan penghuni rumah yang terbangun dalam kondisi panik keluar ke jalan.
 
Api dengan cepat meludeskan bangunan toko dan merembet ke bangunan lainnya yang bersebelahan. Mendapati amukan si jago merah, penghuni rumah syok. Pemadam kebakaran yang beberapa saat tiba dilokasi, sempat kewalahan memadamkan api lantaran muncul percikan api di sejumlah titik dari kabel listrik yang terbakar. Bahkan beberapakali terdengan ledakan yang diduga berasal dari tabung gas di dalam warung yang terbakar.
 
Salah seorang penghuni rumah, Agung Ayu Sukmawati (23) mengakui saat kejadian keluarganya tengah tertidur di dalam dan diteriaki warga dari luar. Bahkan di dalam warung, ada ibunya Made Demi bersama anaknya Agas (3), “saat ibu terbangun api sudah besar di bagian selatan warung. Saya dan keluarga tidur di kamar sebelah belakang toko, saat kami keluar api sudah di atap” ungkapnya. Bahkan setelah sempat membantu memadamkan api, ayahnya jatuh pinsan.
 
Ayah dan Ibunya harus dilarikan ke IGD RSU Negara dan hingga kini masih menjalani perawatan. Bangunan ini dihuni 2 KK dengan 2 orang anak-anak. Seluruh bangunan dan isinya ludes terbakar, “di warung ada perhiasan emas juga” tandasnya. Kabid Linmas Satpol PP Jembrana, I Putu Pranajaya mengakatan pihaknya menerjunkan lima armada pemadam dan menanggulangi kebakaran toko tersebut, “baru padam sekitar pukul 05.30” ujarnya.