Bali Tribune, Sabtu 16 Desember 2017
Diposting : 19 April 2017 19:18
habit - Bali Tribune
rapat
Keterangan Gambar: 
RAPAT - Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Karangasem dengan TAPD Pemkab Karangasem akhirnya ditunda akibat ketidak hadiran tiga anggota TAPD.

Amlapura, Bali Tribune

Rapat Kerja Badan Anggaran DPRD Karangasem dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Karangasem, Selasa (18/4), akhirnya batal digelar. Itu lantaran pihak eksekutif dalam hal ini OPD yang menjadi anggota TAPD tidak hadir beberapa yang tidak hadir dan hanya diwakilkan. Ini lantas menuai kecaman dari Badan Anggaran DPRD Karangasem, pasalnya agenda rapat kerja Badang Anggaran dengan TAPD kemarin sangat penting.

Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi yang juga Ketua Badan Anggaran, kepada wartawan mengaku sangat kecewa dengan ketidak hadiran beberapa anggota TAPD dan hanya diwakili saja. “Rapat ini kan sangat penting, mestinya seluruh anggota TAPD hadir bukan malah mengirim perwakilan!” ujar Nengah Sumardi. Apalagi kata dia anggota TAPD yang tidak hadir itu merupakan OPD yang mengelola anggaran terbesar diantara OPD lain.

Tiga OPD pengelola anggaran terbesar itu masing-masing, Dinas Pendidikan, Dinas PU dan Dinas Kesehatan. “Dalam rapat itu teman-teman anggota dewan mempertanyakan alasan ketidak hadiran ketiga anggota TAPD itu dan kenapa diwakilkan? Padahal rapat anggaran ini sangat penting, jangan sampai berkembang permasalahan yang tidak pasti,” sebut Sumardi, sehingga anggota Badan Anggaran DPRD Karangasem mengusulkan agar rapat anggaran ini ditunda.

Ketiga Kepala Dinas anggota TAPD yang tidak hadir tersebut beralasan sedang mengikuti Diklat Pim. “Katanya sedang Diklat Pim. Ya harus ditunggu kapan selesainya disitu baru dilaksanakan rapat anggaran. Tidak menutup kemungkinan OPD lain kalau diperlukan akan kami undang,” tandasnya. Ini dilakukan untuk mengetahui secara global berapa serapan anggaran di masing-masing OPD pada triwulan pertama ini termasuk memasuki triwulan kedua.

Untuk rapat-rapat penting seperti ini pihaknya menghimbau kepada anggota TAPD Pemkab Karangasem untuk menaruh perhatian serius, “Jangan dua minggu ini dipakai alasan penundaan rapat anggaran. Peningkatan dua minggu kedepan ini berapa lagi yang harus dipertanggungjawabkan? ini konteks yang sangat penting. Kami pun dipimpinan ada urusan penting, tapi ada hal yang lebih penting lagi dalam kaitan penyelenggaraan pemerintahan dan kami berupaya untuk hadir,” pungkasnya.