Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 4 October 2016 14:31
Djoko Moeljono - Bali Tribune
pesawat
Keterangan Gambar: 
SUKHOI -- Pesawat tempur Sukhoi dari Skuadron Udara 11 TNI AU bersiap lepas landas saat akan mengikuti pralatihan Puncak TNI AU Angkasa Yudha 2016, di Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur. Flankers lepas landas dan berlatih sebagai bagian persiapan Latihan Puncak TNI AU Angkasa Yudha 2016 di Tanjung Pandan, Belitung, Bangka Belitung, pada 6 Oktober 2016.

Batam, Bali Tribune

Pesawat tempur Sukhoi Su-27/30MKI Flankers dari Skuadron Udara 11 TNI AU yang disiagakan di Bandara Internasional Hang Nadim,Batam, terbang gladi Latihan Puncak Angkasa Yudha 2016 yang dipusatkan di sekitar Ranai Kabupaten Natuna, 6 Oktober mendatang.

“Hari ini kami terbang untuk gladi acara puncak Angkasa Yudha di Ranai. Sukhoi akan berperan sebagai salah satu tim penyerang pada misi pengeboman target di laut,” kata Komandan Skuadron Udara 11 TNI AU, Letkol Penerbang David Hamzah, usai mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (3/10) siang.

Dalam gladi itu, tiga pesawat termpur Sukhoi Su-27/30 MKI diterbangkan menuju Kepulauan Natuna untuk bergabung dengan berbagai pesawat tempur lain yang terbang dari Kepulauan Natuna. Saat hendak mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim, tiga Sukhoi Su-27/30 MKI Flankers itu sempat bermanuver, salah satu pesawat bahkan terbang vertikal kemudian menukik sebelum memutar dan mendarat.

“Itu salah satu cara melatih ketangkasan bagi para pilot tempur. Ketangkasan itu diperlukan bagi penerbang tempur TNI AU,” katanya, sembari menuturkan, dalam acara puncak nanti, Sukhoi Su-27/30 MKI akan dilengkapi bom udara-darat asli dengan sasaran kapal target atau target lain yang sudah terpasang di perairan sekitar Bandara Ranai Natuna.

Mulai Rabu, wilayah di sekitar perhelatan acara tersebut sudah disterilkan, karena bomnya sudah terpasang. Saat ini sebanyak lima Sukhoi Su-27/30 MKI sudah disiagakan di Batam.

Pada 6 Oktober mendatang jumlah Sukhoi Su-27/30 MKI di Bandara Internasional Hang Nadim akan bertambah menjadi tujuh unit dan F-16 Fighting Falcon sebanyak 10 unit.