Diposting : 10 December 2018 19:54
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
PUKUL GONG – Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya memukul gong saat membuka Lomba Ceki, kemarin.
BALI TRIBUNE - Setelah diresmikannya kegiatan “Meceki atau Ceki” sebagai olahraga rekreasi di Bali, kini kegiatan meceki, marak digelar sebagai ajang penggalian dana. Selain sebagai ajang penggalian dana, kegiatan itu juga berguna sebagai ajang silaturahmi serta pemersatu masyarakat.
 
Minggu (9/12), Lomba Ceki digelar oleh Sekaa Teruna (ST) Bayu Semana, Sakedanan Belodan, Tabanan dalam rangka menunjang pelaksanaan Pagelaran Parade Budaya Sakenan Belodan 14 Desember mendatang. Kegiatan yang menghadirkan puluhan penghobi olahraga ceki itu dibuka oleh Wakil Bupati Tabanan DR. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, ditandai dengan pemukulan gong.
 
Turut hadir pada kesempatan tersebut, anggota DPR-RI asal Marga I Made Urip, Nugrahita Pendit, salah satu anggota DPRD Tabanan Desta Kumara, Camat Tabanan, Perbekel serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
 
Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Pak Komang sanjaya mengungkapkan bahwa lomba ceki yang digagas oleh ST. Bayu Semana ini merupakan momentum yang baik dalam membangkitkan gairah pemuda untuk membangun desanya, dan Tabanan umumnya.
 
Dijelaskannya juga bahwa ST atau Pemuda Sakenan Belodan, dulu merupakan garda terdepan pembangunan seni dan budaya di kawasan Kota Tabanan. ST. Bayu Semana merupakan tolakukur kegiatan Pemuda di Kota Tabanan.
 
“Generasi milenial sekarang harus ingat akan sejarah itu, dulu pemuda di sini sangat semangat sekali baik dalam membangun Desa maupun mengembangkan seni, adat dan budaya. Semoga generasi sekarang, bisa lebih baik dari pendahulu kita dulu dan lebih bersatu guna membangun Kota Tabanan,” ujar orang nomor dua di Tabanan tersebut.
 
Selain itu, juga mengapresiasi kegiatan Lomba Ceki yang diselenggarakan oleh generasi penerusnya tersebut. Ditegaskannya agar momentum ini digunakan dan dikelola dengan baik sebagai momentum kebangkita Pemuda di Kota Tabanan, khususnya di Sakenan Belodan, karena Sakenan Belodan merupakan garda terdepan dari wajah Kota Tabanan.
 
“Disini mempunyai banyak potensi. Sekarang generasi baru ini semoga bisa bangkit kembali, dan titian di pemerintah pasti selalu mendukung selama kegiatan yang digagas adalah kegiatan yang positif, apalagi dalam membangun seni, adat dan budaya,” sambungnya.