Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

90 Persen Pengurus PSI Bali Ikut Nyaleg

Ketua DPW PSI Provinsi Bali I Nengah Yasa Adi Susanto dan Dirintelkam Polda Bali Kombes Pol Akhmad Jamal Yulianto.

BALI TRIBUNE -   Ketua DPW PSI Provinsi Bali I Nengah Yasa Adi Susanto, mengatakan, 90 persen lebih pengurus partai besutan Grace Natalie itu ikut tampil sebagai calon anggota legislatif (Caleg) pada Pileg 2019 mendatang. 40 persen di antaranya adalah Caleg perempuan.

Hal itu disampaikan Yasa Adi Susanto, saat acara "Silaturahmi Ketua DPW PSI Provinsi Bali Beserta Pengurus Siap Bersinergi dengan Polda Bali dalam Menciptakan Situasi Kambtibmas yang Kondusif dalam Pileg dan Pilpres 2019". Silaturahmi ini dihadiri jajaran pengurus PSI di Bali serta Dirintelkam Polda Bali Kombes Pol Akhmad Jamal Yulianto dan jajaran.

"Hampir 90 persen lebih pengurus kita ikut nyaleg. Kita wajibkan mereka nyaleg, termasuk saya ke DPR RI," ujar politikus asal Karangasem itu.

Dari seluruh Caleg yang diusung PSI di Bali untuk berbagai tingkatan, jumlah Caleg perempuan mencapai 40 persen. "PSI ramah terhadap perempuan. Itu sebabnya, kuota perempuan kami mencapai 40 persen," tandasnya.

Selain diwajibkan ikut nyaleg, para kader PSI juga diwajibkan menandatangani Pakta Integritas. Pakta Integritas itu berisi tentang kesiapan para kader untuk dilakukan pergantian antarwaktu (PAW) apabila melanggar beberapa poin yang menjadi "DNA" partai politik bernomor urut 11 itu.

"Untuk yang terlibat kasus korupsi, intoleransi, akan kami PAW. Yang terbukti melakukan KDRT, kekerasan dalam rumah tangga, juga kami PAW. Ini sudah ada dalam Pakta Integritas," jelas Yasa Adi Susanto.

Terhadap seluruh Caleg, pihaknya juga mewajibkan untuk menaati seluruh aturan terkait tahapan Pileg 2019. Di antaranya terkait pemasangan alat sosialisasi dan lainnya yang belum diperbolehkan, karena belum memasuki masa kampanye.

"Kami belum pasang baliho. Kami belum sosialisasi diri untuk Pileg 2019. Karena kami taat aturan," tandasnya.

Terkait kepengurusan PSI di Bali, Yasa Adi Susanto menjelaskan, untuk 8 kabupatan dan kota di Bali, pihaknya sudah memiliki kepengurusan yang lengkap. Hanya Kabupaten Jembrana yang sejauh ini belum memiliki kepengurusan.

"PSI ada di Bali sejak 2016. Pengurus sudah ada di 8 kabupaten/ kota. Di Kabupaten Jembrana sempat ada pengurus, tapi kemudian mereka mundur. Rata-rata pengurus kami, khususnya Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) umurnya di bawah 40 dan tidak pernah duduk sebagai pengurus di partai lain," pungkas Yasa Adi Susanto.

wartawan
San Edison
Category

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.