Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akper Kesdam IX/Udayana Adakan Pengabdian Masyarakat

CPR
CPR - Peserta Pengabmas Akper Kesdam IX/Udayana melakukan praktek setelah menyaksikan demonstrasi cara melakukan CPR kepada korban henti jantung.

Denpasar, Bali Tribune

Akademi Keperawatan Kesdam IX/Udayana mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (pengabmas) bantuan hidup dasar sesuai dengan visi dan misi dari prodi yaitu menjadi lembaga pendidikan tinggi keperawatan unggulan yang menghasilkan tenaga berkompeten dan disiplin dalam bidang kegawatdaruratan serta mampu bersaing di kawasan ASEN pada tahun 2021.

Pengabmas ini bertema “Save a Life, Learn CPR” bekerjasama dengan Medic Light Team Malang. CPR yang dimaksud adalah Cardio Pulmonal Resuscitation atau yang lebih dikenal kompresi dada untuk membantu korban yang mengalami henti jantung dan henti nafas. Tema ini diangkat karena Setiap tahun terjadi peningkatan kasus penyakit jantung di dunia termasuk di Indonesia.

Kasus penyakit jantung tersebut akan menyebabkan terjadinya serangan jantung atau dikenal henti jantung yang mengakibatkan korban dapat jatuh pingsan mendadak. Serangan jantung yang mendadak ini lebih sering terjadi di luar masyarakat yang membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat dari petugas medis karena situasi kegawatdaruratan yang mengancam nyawa.

Perkembangan komunikasi dan transportasi ambulance yang masih dalam tahap pengembangan di Indonesia ataupun di Bali sendiri membutuhkan adanya penolong pertama yang terlatih sebagai penemu pertama korban yang mengalami henti jantung sehingga nyawa korban dapat diselamatkan. Henti jantung jika dapat ditemukan dan dideteksi sejak dini serta mendapatkan pertolongan pertama yang secepatnya dari penolong pertama atau masyarakat umum yang sudah terlatih dapat meningkatkan angka keselamatan pada korban.

Tujuan pengabmas ini diselenggarakan adalah untuk mensosialisasikan bagaimana melakukan kompresi dada (CPR) yang berkualitas dan menggunakan alat AED (Automated External Defibrillator). CPR dan AED dilakukan pada korban dengan kasus henti jantung dapat memberikan kejutan listrik pada jantung sehingga jantung akan kembali berfungsi sebagai pompa darah ke seluruh tubuh. Hal tersebut semua termasuk dalam bantuan hidup dasar.

Peserta yang hadir dalam kegiatan pengabmas bantuan hidup dasar pada Minggu (12/6) sekitar 50 orang dan kegiatan berlangsung lancar. Peserta tersebut terdiri dari bapak dan ibu-ibu yang berada di sekitar Akademi Keperawatan (Akper) Kesdam IX/Udayana yang bekerja sebagai pegawai negeri, swasta dan sebagian besar ibu rumah tangga.

Pengabmas dimulai pada pukul 14.00 wita dengan pemberian materi dari tim Medic Light yaitu dr Ali Haedar, Sp. EM terkait dengan cara memberikan CPR dan AED yang tepat pada korban henti jantung. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung dapat melakukan CPR dan AED menggunakan boneka buatan Jepang yang khusus digunakan untuk pendidikan pada masyarakat umum.

Selama demonstrasi kegiatan dibantu oleh beberapa rekan-rekan tim Medic Light yaitu dr Taufik , Sp. EM, Ners Purwoko Sugeng, M.Kep, Ners I Made Sukma Wijaya, M.Kep dan Ners Ramelan, S.Kep. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan masyarakat seluruhnya mampu dengan mandiri bagaimana cara melakukan CPR dan pemasangan AED. Akhir kegiatan, masyarakat mengharapkan pemerintah menyediakan alat AED atau dikenal sebagai alat kejut jantung tidak hanya di bandara akan tetapi juga di lingkungan masyarakat umum.

wartawan
habit
Category

Telkomsel One, Solusi Terpadu Untuk Gaya Hidup Digital Masa Kini

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan melalui Telkomsel One, layanan konvergensi yang mengintegrasikan konektivitas unggulan jaringan internet rumah IndiHome dan layanan mobile Telkomsel dalam satu layanan terpadu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Perencanaan Tak Matang, Proyek Tol Bali Barat Jalan di Tempat, Hak Ekonomi Warga Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Keluhan masyarakat mengenai dampak belum matangnya perencanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi) di wilayah Bali Barat segera menemui titik terang. 

Ribuan bidang tanah warga yang selama hampir tiga tahun terkunci dalam Penetapan Lokasi (Penlok) berpotensi dibuka blokirnya pada bulan depan.

Baca Selengkapnya icon click

TNI AL Tangkap Anggota Komcad Penjual Senpi dan Amunisi

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari ancaman peredaran senjata api (senpi) ilegal, Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral)- V dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali berhasil meringkus sekaligus mengamankan ASR, pria kelahiran Bandar Lampung, 6 Mei 1992, yang mengaku anggota Komponen Cadangan (Komcad).saat hendak menjual senpi yang ditawarkan seharga Rp35 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tergelincir, Pendaki Gunung Abang Alami Patah Tulang

balitribune.co.id | Bangli - Seorang pendaki yakni Kadek Peter Tamboto (42) tergelincir saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Desa Suter, Kecamatan, Kintamani, Bangli pada Minggu (25/1) Pendaki yang tinggal di Jalan Raya Tuka, Desa Tuka, Dalung, Kuta Utara Badung tersebut harus di evakuasi tim SAR  gabungan karena alami patah tulang

Baca Selengkapnya icon click

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.