Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tips agar Pernikahan Selalu Romantis

ilustrasi

MENJALANI pernikahan selama bertahun-tahun, wajar jika sekali waktu rasa jenuh dan hambar datang menghampiri. Kalau sudah begini, hari-hari yang dijalani bersama pasangan terasa hampa dan seolah tidak harmonis lagi. Untuk itu, jangan pernah menyepelekan rasa bosan itu. Sebab, jika dibiarkan berkepanjangan, akan membuat pasangan suami istri (pasutri) mencari “tantangan” lain yang justru bisa membuat pernikahan jadi berantakan. Solusi terbaiknya adalah cari cara untuk mencegah kebosanan itu timbul.

Maka belajar dan berusahalah untuk saling berbagi hobi. Dari sekian banyak kegiatan, pasti ada yang bisa menarik minat pasutri. Misalnya bersama melakukan olahraga ekstrem, wisata kuliner, atau sekedar menyusun puzzle bersama. Berbagi hobi akan membuat pasutri lupa akan hal-hal yang membosankan sekaligus memberikan perasaan rileks. Apalagi jika tantangan dalam hobi semakin sulit, pasti pasutri akan semakin bersemangat menjalankannya.

Memiliki waktu “me time”, sebab pernikahan bukanlah alasan untuk menghilangkan ruang pribadi atau waktu untuk diri sendiri. Kesibukan sebagai istri dan ibu terkadang membuat melupakan kebahagiaan diri sendiri, karenanya menyendiri dengan memiliki “me time” akan membantu untuk introspeksi diri, dan kembali menjadi pribadi yang utuh.

Saat rasa bosan datang, melihat wajah pasangan pun terkadang malas. Untuk meminimalisir kejenuhan itu, cobalah merencanakan waktu liburan ke tempat yang sama sekali tidak ada di pikiran, misalnya, bersafari di Afrika Selatan atau menyelam di Raja Ampat, Papua. Gunakan waktu liburan itu untuk selalu bermesraan, yang akhirnya bisa membuat merasa percaya diri dan dicintai.

Kebahagiaan yang orang lain rasakan, juga bisa menular kepada diri sendiri. Maka, tak ada salahnya untuk berbagi kebahagiaan bersama orang-orang yang kurang beruntung. Misalnya, merayakan ulang tahun pernikahan di sebuah panti asuhan, melihat kebahagiaan anak-anak karena uluran tangan juga akan membawa rasa senang dan rasa bosan pun menjadi hilang.*

wartawan
redaksi
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.