Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anjing Liar Resahkan Pedagang Pasar Kidul

Bali Tribune / Anjing liar di pasar Kidul Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Keberadaan anjing liar di areal pasar Kidul membuat resah para pedagang. Pasalnya anjing tak bertuan tersebut selain membuat kondisi pasar kotor juga acap kali merusak barang milik pedagang yang disimpan di lapak.

Menurut salah seorang pedagang, Jro Sutiasih mengatakan keberadaan anjing liar cukup meresahkan pedagang baik yang berjualan di lantai dasar maupun di lantai dua. Anjing lair acapkali kencing dan buang kotoran dekat lapak pedagang. Disamping itu anjing liar sering kali naik ke atas lapak dan merusak barang dagangan.

Menurut pedagang asal kota Bangli setidaknya ada Sembilan ekor anjing liar maasuk ke areal dalam pasar. ”Biasanya anjing masuk ke dalam pasar sore hari ketika pedagang sudah mulai tutup lapak atau kios” ujarnya, Selasa (21/6/).

Kata Jro Sutiasih keberadaan anjing liar juga membuat pedagang diselimuti perasaan cemas, karena tidak menutup kemungkinan anjing liar bisa saja menggigit  pedagng maupun pengunjung pasar. ”Kami mendesak instasi terkait segera mengambil langkah penanganan, jangan sampai setelah ada yang jadi korban gigitan baru melakukan tindakan,” harapnya.

Sementara Kepala Pasar Kidul Bangli, I Dewa Gede Agung Adi Oka saat dikonfirmasi tidak menampik keberadaan anjing liar tersebut. Menurutnya, anjing liar baru masuk ke dalam pasar ketika pasar sudah tututp. Anjing masuk lewat celah pintu pagar. ”Kami kerap dapat laporan dari pedagang terkait keberadaan anjing liar tersebut, dan sudah sangat meresahkan,” ujarnya

Menurut Agung Adi Oka, banyaknya anjing liar di areal pasar hal ini tidak terlepas masih banyaknya warga membuang anjing di areal pasar. Beberapa bulan lalu sempat dilakukan eliminasi oleh Dinas PKP, namun dalam pelaksanaanya sempat dapat protes dari pemilik anjing yang dieliminasi.

”Jalan keluar yang bisa dilakukan agar anjing tidak sampai masuk ke dalam pasar dengan cara merapatkan celah lubang pada pagar dan pintu pagar,” sebutnya.

wartawan
SAM
Category

Diduga Terseret Arus saat Tangkap Ikan, Nelayan di Lalanglinggah Ditemukan Meninggal

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang nelayan asal Banjar Dinas Yeh Bakung I Nyoman Wiratmaja (56) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Yeh Bakung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan terdampar di pesisir pantai tetangga setelah proses pencarian semalaman oleh warga dan aparat sejak Selasa (29/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

90 Ribu Kendaraan di Buleleng Tunggak Pajak

balitribune.co.id | Singaraja - Persoalan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Buleleng masih menjadi pekerjaan besar bagi Samsat Singaraja. Sekitar 90 ribu kendaraan roda dua dan roda empat tercatat belum memenuhi kewajiban pajaknya. Di tengah tingginya angka tunggakan tersebut, realisasi penerimaan PKB hingga kini baru mencapai 73,72 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Warga Nigeria Diamankan, Satu Nekat Kabur, Dua Ngumpet di Kamar Mandi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tabanan mengamankan empat warga negara Nigeria yang terindikasi melanggar aturan keimigrasian di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, seorang WNA sempat nekat melarikan diri mengendarai sepeda motor, sementara dua lainnya ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kos, Rabu (23/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penghargaan Kategori Hospitality, Service & Retail Mendorong Pengelola Kawasan Pariwisata Menjaga Kualitas Destinasi

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menganggap penghargaan kategori Hospitality, Service & Retail dari lembaga survei atau lembaga penilaian kepada kawasan pariwisata ini merupakan tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pengembangan dan pengelolaan destinasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Sekadar Pelengkap, WIG Dorong Gastronomi Jadi Magnet Utama Wisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dimulai dari Jakarta dan Bali pada 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia kini membawa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 masuk lebih dalam ke akar gastronomi Nusantara melalui Solo dan Yogyakarta. Dipilihnya Solo dan Yogyakarta karena sebagai pusat tradisi keraton, pasar lokal, dan ruang kuliner yang hidup menyatu di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.