Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aplikasi Kerap "Error", Dinsos Denpasar Evaluasi Bansos Digital

bansos digital
Bali Tribune / BANSOS DIGITAL - Warga melakukan uji coba digitalisasi bansos dengan scan wajah.

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar mengevaluasi total hasil uji coba penerapan aplikasi bantuan sosial (bansos) digital. 

Berdasarkan evaluasi pasca-uji coba di Kelurahan Peguyangan pada 4 Juni lalu, petugas di lapangan masih menemukan sejumlah kendala teknis, mulai dari sistem aplikasi yang kerap error hingga status warga yang mendadak muncul sebagai "berpotensi tidak layak".

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Denpasar, I Gusti Ketut Sudiatmika, mengungkapkan selain kendala sistem, proses verifikasi di lapangan terhambat karena kewajiban pemindaian wajah (scan wajah) warga yang membutuhkan pendampingan ketat dari agen.

"Sulit juga menyesuaikan jadwal masyarakat dengan agen. Apalagi saat ini banyak warga yang masih berada di kampung halaman karena suasana hari raya," ujar Sudiatmika, Rabu (24/6/2026).

Untuk menyiasati hal tersebut, Dinsos Denpasar berencana mengalihkan sistem verifikasi ke arah digitalisasi mandiri. Warga yang memiliki ponsel pintar (smartphone) akan dikumpulkan dan dilatih agar bisa mengoperasikan aplikasi tersebut dari rumah secara mandiri atau dibantu oleh anak mereka.

Langkah ini diambil agar 85 agen yang tersedia bisa lebih fokus mendampingi warga rentan yang benar-benar tidak memiliki perangkat ponsel pintar. 

"Jika hasil input di aplikasi menyatakan warga layak, mereka hanya perlu memasukkan nomor rekening. Namun, jika muncul status berpotensi tidak layak, warga diberikan kesempatan melakukan sanggahan dengan menyertakan data pendukung," imbuhnya.

Dari 21 warga yang menjadi sampel uji coba di Kelurahan Peguyangan, baru 50 persen yang statusnya terkonfirmasi berpotensi layak. Sisanya masih dalam proses pengajuan sanggahan atau belum bisa diverifikasi karena kesibukan kerja dan faktor mudik.

Sudiatmika menambahkan, syarat mutlak untuk mengikuti uji coba ini adalah warga wajib mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Integrasi dengan IKD ini diklaim bakal mempermudah Dinsos menangani masalah ketelantaran sosial sekaligus meminimalkan manipulasi data kepemilikan aset oleh pemohon bansos.

Sebagai informasi, total warga yang masuk kategori Desil 1 sampai 5 (kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah) di 43 desa/kelurahan se-Kota Denpasar mencapai 38.437 jiwa. Sementara, jumlah total warga di Kelurahan Peguyangan yang masuk dalam daftar desil tersebut tercatat sebanyak 155 orang.

wartawan
JRO
Category

WNA Inggris Temukan Ketut Selamat Tewas Tertindih Sepeda Motor

balitribune.co.id | Bangli - Nasib naas dialami I Ketut Selamat (49), pasalnya pria asal Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani ini ditemukan  meninggal dunia dengan posisi tertindih sepeda motor di jalan Perkebunan menuju pondokan  Dadem, Desa Sukawana, Kintamani pada Selasa (6/10/2026) sekira pukul 14.00 wita. Polisi telah melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wamenkes RI Pantau Posyandu dan Pelayanan UPTD Puskesmas Ubud II 

balitribune.co.id | Gianyar - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia dr Benjamin Paulus Octavianus SpP FISR, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar, Rabu (7/10/2026), untuk memantau langsung pelaksanaan layanan kesehatan masyarakat. Kunjungan diawali dengan peninjauan Posyandu Banjar Jukut Paku, Desa Singakerta dilanjutkan dengan kunjungan ke UPTD Puskesmas Ubud II. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anjing Peliharaan Gigit Lima Warga Sudaji 

balitribune.co.id | Singaraja - Warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dibuat resah setelah seekor anjing peliharaan yang lepas menyerang dan menggigit lima warga dalam dua kejadian berbeda. Anjing tersebut akhirnya dieliminasi dan sampel otaknya dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi rabies.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Literasi Digenjot, OJK Juga Perketat Sanksi bagi Pelaku Industri Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) Indonesia dinilai tetap terjaga di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter global. Namun, di balik stabilitas tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan terhadap pelaku industri sekaligus memperluas perlindungan konsumen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.