balitribune.co.id | Denpasar - Sehari usai dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merombak jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sebanyak 88 personel dimutasi, termasuk posisi Kapolda Bali dan Kalabfor Polda Bali.
Dalam perombakan ini, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dipindahtugaskan ke luar struktur Polri. Posisinya digantikan oleh Brigjen Pol Pasma Royce yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Timur. Selain itu, Kalabfor Polda Bali Kombes Pol Handrio Wicaksono bertukar posisi dengan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Wisnu Wardana, yang sebelumnya pernah bertugas sebagai Kapolsek Denpasar Barat dan Denpasar Selatan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 di antaranya mendapat promosi atau jabatan baru, 21 personel naik pangkat, serta 14 jabatan Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri dan 19 posisi Kapolda mengalami pergantian.
Beberapa rotasi strategis di tingkat Mabes Polri dan Polda antara lain: Komjen Pol Asep Edi Suheri - Irwasum Polri, Irjen Pol Asep Safrudin - Kabareskrim Polri, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti - Kabaintelkam Polri, Irjen Pol Hery Herjawan - Kabaharkam Polri, Irjen Pol Prof Dadang Hartanto - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono - Kapolda Jatim, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan - Kapolda Jateng, Irjen Pol Hengki - Kapolda Jabar.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sesuai kebutuhan dan penyegaran pelaksanaan tugas. Pejabat baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," ujar Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026)