Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bawaslu Bali Inginkan Kepastian Anggaran

rasionalisasi
Ketut Rudia

BALI TRIBUNE - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menginginkan agar Kementerian Dalam Negeri dapat segera memberikan kepastian terkait persoalan pemotongan secara sepihak anggaran pengawasan Pilkada 2018 oleh pemprov setempat.

"Benar, kami memang belum mendapat kabar dari Kemendagri. Harapannya sih segera ada kabar, biar jelas. Jangan menggantung begini, yang bikin kami bingung," kata Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia, di Denpasar, Jumat (29/12).

Pemprov Bali bersama DPRD Bali sebelumnya memutuskan untuk "memangkas" anggaran pengawasan bagi Bawaslu Bali menjadi sebesar Rp39 miliar dalam sidang paripurna penetapan APBD 2018.

Padahal Pemprov Bali dengan Bawaslu Bali, sekitar pertengahan tahun 2017 sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan nilai Rp62,89 miliar.

Akibat pemotongan secara sepihak pasca-NPHD, Bawaslu Bali melaporkan kondisi tersebut kepada Kemendagri di Jakarta. Akhirnya Kemendagri melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah, mengundang Bawaslu Bali, KPU Bali, dan Pemprov Bali ke Jakarta.

Hasilnya, Kemendagri meminta Bawaslu Bali untuk menghitung ulang atau rasionalisasi anggaran dengan catatan dihitung dengan hitungan cukup, tanpa memperhatikan besaran angka Rp39 miliar.

"Hasilnya diminta untuk segera dikirimkan ke Kemendagri. Hasil rasionalisasi tersebut menghasilkan angka Rp58 miliar lebih. Namun Kemendagri hingga kini belum memberikan respons," ucap Rudia.

Menurut mantan Ketua Panwas Buleleng itu, dengan anggaran Rp39 miliar itu hanya mampu mencukupi kebutuhan honorarium, sewa gedung/kendaraan, dan pelayanan administrasi.

"Dengan angka tersebut, dipastikan kami tidak bisa melaksanakan pelantikan PPL dan Pengawas TPS. Juga bimtek, sosialisasi, rapat kerja, dan anggaran Sentragakkumdu tidak ada. Terus kita mau ngapain?" ujar Rudia mempertanyakan.

Jika kondisi seperti ini tetap berlanjut dan tidak ada kepastian, pihaknya menyatakan akan berpatokan pada NPHD.

"Kami akan jalan berdasarkan NPHD yang disepakati. Urusan memenuhi anggaran itu urusan Pemprov Bali. Kami nanti akan tetap mengajukan sisa kekurangan yang harus dipenuhi oleh pemprov berdasarkan isi NPHD," kata Rudia.

wartawan
Redaksi
Category

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.