Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bawaslu Lantik Panwaslih Se-Bali

Panwaslih
Pelantikan Panwaslih se-Bali di Kuta, Senin kemarin

BALI TRIBUNE - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali, akhir melantik27 orang anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) se-Bali, Senin (28/8). Pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Harris Sunset Road, Kuta, Badung.

Di hadapan anggota Panwaslih yang dilantik, Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Rudia mengharapkan agar para pengawas bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya. Khusus kepada Panwaslih Kabupaten Klungkung dan Gianyar, ia meminta agar bekerja ekstra keras mengingat kedua kabupaten tersebut juga akan melaksanakan Pilkada 2018.

Di dua kabupaten ini, diakuinya tugas yang akan diemban Pancasila cukup berat dan menguras energi. Rudia pun berharap, Panwaslih Klungkung dan Gianyar tak meminta tambahan gaji dan tengah beban kerja tersebut.

"Dua daerah ini akan mengembang tugas dan tanggung jawab tiga hal yaitu, pengawas Pilgub, Pilbup dan Pemilu. Walaupun tugasnya 3, tapi gajinya satu. Saya minta kepala kepala sekretariat agar mengawasi agar jangan sampai minta gaji 3 kali," pinta Rudia.

Guna menunjang kerja Panwaslih, Bawaslu Provinsi Bali telah menyiapkan kantor yang representatif di tiap-tiap kabupaten/ kota di Bali. "Kami sudah menyiapkan istana yang bagus, walau cuma kontrak," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Rudia menegaskan bahwa, Bawaslu masih memiliki rasa kekecewaan pada tiga pemerintah daerah di Bali. Di antaranya Kota Denpasar, Tabanan, dan Buleleng. Pasalnya, ketiganya tidak dapat mengadakan kantor yang representatif bagi Panwaslih.

"Hanya tiga kabupaten saja yang belum. Ya, kita kan sudah berupaya dengan pemerintah kabupaten setempat, tapi kan mereka sudah tidak bisa mengadakan," beber Rudia.

Dengan adanya kondisi tersebut, pihaknya terpaksa akan merogoh kocek sendiri yang diambil dari anggaran Bawaslu Provinsi Bali yang masih ada di Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Hal ini dilakukan agar Panwaslih menikmati kenyaman dalam bekerja.

"Terpaksa kita ambilkan anggaran kontrak, anggaran Bawaslu, bukan anggaran mereka (kabupaten/kota). Jadi asas efisiensinya tidak tercapai, tapi di enam kabupaten udah. Cuma di Denpasar, Buleleng, dan Tabanan yang belum," jelasnya.

Dalam jangka waktu 15 bulan ke depan, Bawaslu Provinsi Bali menggelontorkan dana sebesar Rp. 675 juta. Dari jumlah tersebut, masing-masing Panwaslih dianggarkan Rp. 15 juta per bulan.

wartawan
San Edison
Category

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.