Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BBM Langka, Bupati Mahayastra Mengaku Prihatin

Bupati Gianyar Prihatin
Bali Tribune / PRIHATIN - Bupati Gianyar I Made Mahayastra prihatin dengan kondisi warga yang harus antre BBM hingga dini hari.

balitribune.co.id | Gianyar - Bupati Gianyar I Made Mahayastra mendesak pemerintah segera menuntaskan krisis bahan bakar minyak (BBM) yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali. Ia mengaku prihatin melihat masyarakat harus mengantre berjam-jam, bahkan sejak dini hari, demi mendapatkan BBM.

Selama empat hari terakhir, antrean kendaraan dilaporkan terjadi sejak pukul 04.00 Wita. Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan Tengayusa, Ubud, ketika pengendara terpaksa menunggu meski SPBU belum buka atau stok BBM telah habis.

"Hati saya sangat terenyuh melihat antrean kendaraan bahkan telah terjadi sejak pukul 04.00 Wita, dengan kondisi terparah di kawasan Tengayusa (Ubud). Pengendara terpaksa menunggu berjam-jam di SPBU walau SPBU-nya belum buka, kehabisan stok," ujar Mahayastra, Kamis (15/10/2026).

Politikus PDI Perjuangan asal Payangan tersebut menegaskan, krisis BBM harus segera diatasi karena dampaknya tidak hanya menyulitkan masyarakat mendapatkan bahan bakar, tetapi juga memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. " Kami mendesak agar penanganan krisis BBM segera dituntaskan," tegasnya.

Mahayastra mengapresiasi masyarakat yang tetap sabar dan tertib saat mengantre. Namun, ia berharap upaya penanganan segera membuahkan hasil. Pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian aktivitas, termasuk melalui kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Ia berharap persoalan tersebut dapat ditangani dengan target pada 17 Oktober. Untuk mendorong percepatan penanganan, Mahayastra berencana menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar krisis BBM mendapat perhatian serius.

Menurutnya, persoalan ini perlu ditangani secara menyeluruh. Selain memastikan kelancaran distribusi, penyebab krisis juga harus ditelusuri agar pasokan BBM kembali normal dan antrean kendaraan segera terurai.
"Hal ini perlu penanganan menyeluruh agar pasokan BBM kembali normal, antrean kendaraan dapat diurai, dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu," pungkasnya. 

wartawan
Redaksi

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang Ancam Habitat Satwa Liar di TNBB

balitribune.co.id | Singaraja - Musim kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi kering tidak hanya berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air bagi satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.