Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Bali dan Pemprov Bali Dorong Perubahan Perilaku Kelola Sampah

aksi bersih
Bali Tribune / Aksi bersih sampah plastik di kawasan mangrove Pesanggaran, Denpasar, Jumat (9/10/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Peringatan Tumpek Wayang di Bali tahun ini tidak hanya diisi dengan aktivitas keagamaan dan tradisi. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menguatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi bersih sampah plastik di kawasan mangrove Pesanggaran, Denpasar, Jumat (9/10/2026).

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali bersama berbagai unsur tersebut melibatkan sekitar 1.400 personel. Dari aksi bersih-bersih di anak Sungai Tukad Badung dan kawasan mangrove di belakang Indonesia Power itu, terkumpul sekitar 3,25 ton sampah plastik yang diangkut menggunakan 715 karung.

Kepala KPw BI Bali, Achris Sarwani, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi aksi simbolis memperingati Tumpek Wayang. Pembersihan sampah juga ditujukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir akibat penumpukan sampah pada saluran air, drainase, dan sungai.

“Upaya ini untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memitigasi potensi terjadinya banjir akibat penumpukan sampah plastik,” kata Achris.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menegaskan persoalan sampah telah menjadi isu nasional maupun global. Pertumbuhan penduduk, ekonomi, dan pariwisata ikut meningkatkan timbulan sampah yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap lingkungan Bali.

Karena itu, menurut Koster, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah provinsi. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah kabupaten/kota, desa dan desa adat, pelaku usaha, lembaga pendidikan, komunitas, hingga masyarakat.

Pemprov Bali, lanjut dia, telah menempatkan penuntasan persoalan sampah sebagai salah satu program super prioritas. Kebijakan tersebut antara lain diperkuat melalui Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Selain itu, Pemprov Bali menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Salah satu arah kebijakannya adalah mempercepat pengurangan sampah plastik sekali pakai serta mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber di desa dan desa adat.

Koster menilai momentum Tumpek Wayang memiliki relevansi kuat dengan gerakan menjaga lingkungan. Dalam filosofi Bali, nilai "Tri Hita Karana" mengajarkan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

“Ketika kita datang ke kawasan mangrove, memungut sampah, membersihkan lingkungan, dan menjaga ekosistem pesisir, sesungguhnya kita sedang menerjemahkan nilai-nilai luhur Bali ke dalam tindakan nyata,” ujarnya.

Menurut Koster, mangrove bukan sekadar kumpulan pepohonan di pesisir. Ekosistem tersebut menjadi habitat berbagai biota, membantu menjaga kualitas lingkungan dan menjadi salah satu benteng alami kawasan pantai.

Karena itu, menjaga mangrove berarti menjaga kehidupan. Aksi bersih sampah juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi momentum untuk mengubah perilaku masyarakat.

Koster mendorong perubahan paradigma pengelolaan sampah dari pola “kumpul–angkut–buang” menjadi “kurangi–pilah–olah–manfaatkan–dan tangani residu”.

Untuk mewujudkannya, Bali membutuhkan ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Setidaknya ada lima unsur yang harus diperkuat, yakni regulasi yang konsisten, kelembagaan yang kuat, perubahan perilaku masyarakat, kolaborasi multipihak, serta sistem pengelolaan dari hulu hingga hilir.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan momentum Tumpek Wayang ini sebagai pengingat bahwa keharmonisan dengan alam bukan hanya sebuah konsep, tetapi sebuah laku kehidupan,” kata Koster.

Aksi di kawasan mangrove Pesanggaran itu pada akhirnya menjadi pengingat bahwa persoalan sampah Bali tidak selesai hanya dengan mengangkut sampah yang sudah menumpuk. Pekerjaan yang lebih besar adalah mencegah sampah muncul, memilahnya sejak dari sumber, dan memastikan sampah tidak berakhir di sungai, pantai, maupun kawasan pesisir.

wartawan
ARW

Rapat Paripurna, Pemkab Tabanan Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Lima Ranperda

balitribune.co.id | Tabanan – Memasuki tahapan lanjutan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan tanggapan dan jawaban atas berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tabanan dalam Rapat Paripurna DPRD.

Baca Selengkapnya icon click

Disperpa Badung Buru Anjing yang Gigit Tujuh Orang di Cemagi

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung masih memburu anjing yang diduga menggigit tujuh orang di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Dari ketujuh korban tersebut, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA).

"Setelah menggigit anjing itu sudah tidak ditemukan," ungkap Kepala Disperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Cetak Sejarah, 100 ASN Tuntaskan Diklat Bela Negara Pertama di Bali

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi kabupaten pertama yang menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara bagi ASN, Pemkab Tabanan membawa semangat kedisiplinan dan kebersamaan itu hingga kembali ke lingkungan kerja pemerintahan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

RGS Karangasem Juara Turnamen Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah berlangsung sejak tanggal 29 Agustus 2026 lalu, kejuaraan Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026 akhirnya berakhir dan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Karangasem yang juga Ketua KONI Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dan Ketua Pengkab PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang juga Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, pada Rabu (9/9/2026) malam, saat berlangsungnya babak Final.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungan Wisatawan ke Desa Wisata di Badung Belum Merata, Empat Desa Masih di Bawah 1.000 Kunjungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pengembangan desa wisata di Kabupaten Badung masih menghadapi persoalan pemerataan kunjungan. Dari 568.582 kunjungan yang tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2026, lebih dari 92 persen terkonsentrasi di enam desa wisata.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Enam Subak di Petang Dilanda Kekeringan, Pemkab Badung Kirim 3 Truk Tangki

balitribune.co.id | Mangupura - Kekeringan mulai mengancam sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sedikitnya enam subak terdampak akibat debit air irigasi yang terbatas dan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh areal persawahan, terutama kawasan hilir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.