Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Jembrana Lantik 5 Kepala OPD di TPA Peh

pelantikan kepala OPD
Bali Tribune / PELANTIKAN - Lima pejabat kepala OPD di lingkup Pemkab Jembrana yang pertamakalinya diangkat menggunakan manajemen talenta dilantik di TPA Peh.

balitribune.co.id I Negara - Lima Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Definitif resmi dilantik oleh Bupati Jembrana pada Selasa (7/7/2026) sore. Menariknya, prosesi pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II ini digelar dengan suasana yang tidak biasa dan sarat akan pesan mendalam, yakni di tengah Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. 

Bupati Jembrana, I Mede Kembang Hartawan menegaskan, pemilihan TPA Peh sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar mencari sensasi unik. Ia ingin momen ini memberikan kesan mendalam yang memiliki "roh" dan makna nyata.

Pihaknya mengingatkan para pejabat di Jembrana bahwa setiap kebijakan yang diambil harus menyentuh langsung persoalan mendasar di masyarakat, salah satunya adalah penanganan sampah. "Pelantikan hari ini adalah tonggak penting. Untuk pertama kalinya, kita menerapkan sistem Manajemen Talenta dalam menentukan pimpinan OPD. Ini adalah bukti komitmen kita terhadap penataan birokrasi yang objektif, kompeten, dan berbasis kinerja," ungkap Kembang.

Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa tugas kelima pejabat tersebut sebagai Pelaksana Tugas (Plt), dan kini resmi memimpin instansi masing-masing secara definitif. Berdasarkan hasil seleksi manajemen talenta, pejabat yang dilantik tersebut yakni. I Wayan Putra Mahardika yang sebelumnya Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Jembrana sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (LHPKP).

Selain itu I Wayan Harta Wijaya yang sebelumnya Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Jembrana dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian, I Putu Nova Noviana yang sebelumnya Camat Mendoyo dilantik sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Jembrana dan I Putu Oka Santhika yang sebelumnya Camat Melaya dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)..

Sedangkan I Made Cipta Wahyudi yang sebelumnya Sekretaris Dinas Kominfo dilantik sebagai Kepala Dinas pada OPD yang sama. Bupati Kembang langsung memberikan instruksi spesifik dan target tegas kepada masing-masing pejabat baru agar segera melahirkan inovasi tanpa menunda waktu. Menurutnya Kepala OPD harus peka terhadap persoalan dan masalah yang terjadi baik di internal OPD, antar OPD maupun situasi dan kondisi di tengah masyarakat.

Kadis LHPKP ditargetkan utuk menuntaskan masalah krusial sampah dari hulu ke hilir secara terintegrasi. Kepada Kadis Kominfo, Diminta bergerak cepat menyiapkan sistem tata kelola digital atau aplikasi yang mempermudah kegiatan kedinasan agar lebih simpel, efisien, dan akuntabel. Sementara Kepala BKPSDM, diharapkan mampu merancang sistem kerja yang mampu memaksimalkan kinerja aparatur pemerintah demi peningkatan mutu pelayanan publik.

Begitupula Kadis KUP, Diwajibkan memperkuat akses pasar dan menggencarkan promosi produk-produk UMKM Jembrana agar naik kelas dan dikenal luas. Sedangkan terhadap Sekretaris DPRD (Sekwan)agar  responsif dalam mengakomodasi saran-saran dari wakil rakyat demi terciptanya harmonisasi pemerintahan yang lebih baik. Pihaknya optimisi pada tahun kedua ini program-program awal kepemimpinannya bisa seluruhnya berjalan dengan baik.

Pihaknya juga meyakini kelima pejabata yang dilantik tersebut mampu menjalankan program-program pemerintah daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Jembrana. "Saya minta seluruh pejabat yang dilantik hari ini, yang merupakan putra-putri terbaik hasil Manajemen Talenta, untuk langsung bekerja. Tidak ada waktu bersantai, segera lahirkan inovasi dan urus masyarakat dengan penuh tanggung jawab," tandas Kembang.

wartawan
PAM
Category

Harga Melejit, Tepung dan Gula Pasir Mulai Langka 

balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Denpasar kini harus menghadapi tekanan berat. Harga sejumlah komoditas bahan pokok, seperti gula pasir dan tepung terigu, terus meroket melampaui ketetapan pemerintah. Tak hanya mahal, barang-barang tersebut juga mulai langka di pasaran sejak Selasa (3/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Glamping di Pelaga Diterjang Longsor, Dua Pengunjung Diduga Tertimbun

balitribune.co.id | Mangupura - Hujan deras yang melanda kawasan utara Kabupaten Badung sejak Minggu (1/11/2026) malam memicu bencana tanah longsor di Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Material tebing mendadak ambrol dan menimbun salah satu unit penginapan di Eco Park Pelaga Glamping Retreat.

Akibat peristiwa tersebut, dua orang pengunjung diduga kuat terjebak dan tertimbun di dalam bangunan yang tertimpa material longsoran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Final BRILIAN Sportartcular Bulu Tangkis Meriah, BO Denpasar Gatot Subroto Raih Gelar Juara

balitribune.co.id | Denpasar - Ajang BRILIAN Sportartcular cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Regional Office BRI Region 17 Denpasar berlangsung meriah dengan atmosfer pertandingan yang penuh semangat, sportivitas, dan kebersamaan. Partai final yang digelar pada Minggu (1/11) di GOR Praja Raksaka Denpasar mempertemukan para perwakilan Branch Office terbaik yang telah melalui rangkaian pertandingan sebelumnya.

Baca Selengkapnya icon click

Branch Office BRI Singaraja Raih Juara Umum BRILIAN Sportartcular 2026 BRI Region 17 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Branch Office (BO) BRI Singaraja berhasil meraih predikat Juara Umum dalam ajang BRILIAN Sportartcular 2026 BRI Region 17 Denpasar yang mencapai puncaknya pada Minggu (1/11/2026). BO BRI Singaraja berhasil mengukuhkan prestasinya dengan mengoleksi 4 medali emas dan 2 medali perak dari total 12 cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

6.334 Butir Ekstasi Dimusnahkan

balitribune.co.id | Negara - Perkara narkotika mendominasi tindak pidana umum yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Dari 39 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode Juni hingga Oktober 2026, sebanyak 24 perkara atau lebih dari separuhnya merupakan kasus narkotika. Sejumlah barang bukti berupa ribuan butir ekstasi, puluhan gram sabu, dan ganja dimusnahkan Kejari Jembrana, Senin (2/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.