Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cagub Koster Siapkan Skema Anggaran Ngaben Massal

simakrama
Wayan Koster saat simakrama di Banjar Pekandelan Klod.

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster menyiapkan skema dukungan anggaran dari APBD Provinsi Bali untuk membantu biaya pelaksanaan ngaben massal jika berhasil terpilih dalam Pilkada 2018. "Ngaben adalah kewajiban bagi kita sebagai masyarakat Hindu, sekecil apapun itu harus dilaksanakan. Namun kemampuan ekonomi tiap masyarakat berbeda. Kalau dilakukan seperti ini secara bergotong-royong tentu sangat bagus. Ada kebersamaan dan sangat membantu," kata Koster saat menghadiri rangkaian kegiatan ngaben massal di Desa Gelgelan, Amlapura, Karangasem, Sabtu (12/5) malam. Oleh karena itu, Koster berjanji menjadikan ngaben massal sebagai program prioritas dengan penataan yang lebih baik termasuk terkait skema dukungan anggaran dari APBD Provinsi Bali. Menurut dia, ngaben massal yang dilakukan secara bergotong-royong dari segi biaya sangat meringankan bagi masyarakat, di samping dari segi waktu juga lebih efektif. "Meskipun dilakukan secara bersama-sama tetapi tidak mengurangi kesakralan dan nilai yadnya (persembahan). Malahan selama ini, upacara ngaben bagi mereka yang mampu tidak jarang dipakai sebagai ajang pamer prestise," ucapnya. Pihaknya mengharapkan dengan diprogramkan dari pemerintah dan dibantu dalam skema anggaran APBD Provinsi Bali akan mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat secara luas. Selain itu, tetap melestarikan semangat gotong-royong dan kebersamaan yang menjadi salah satu tradisi kearifan lokal. "Program ini, untuk tujuan menjaga semangat kebersamaan masyarakatnya dan membantu kesejahteraan masyarakat," katanya. Hadir pula mendampingi Wayan Koster, Sekretaris Pemenangan Koster-Ace IGN Kusuma Alit Kelakan, Ketua DPC PDIP Karangasem Gede Dana dan sejumlah tokoh masyarakat. Pilkada Bali 2018 diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace). Pasangan itu diusulkan oleh empat parpol peraih kursi di DPRD Bali, yakni PDIP, Hanura, PAN, dan serta PKPI. Pasangan tersebut juga didukung PKB dan PPP. Pesaingnya adalah pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) diusung oleh empat partai peraih kursi di DPRD Bali, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Nasdem. Mereka juga didukung oleh PKS, PBB, dan Perindo.

wartawan
Redaksi
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.