Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Banjir, Denpasar Anggarkan Eskavator Amfibi Rp6 Miliar

Eskavator
Bali Tribune / ESKAVATOR - Eskavator Amfibi yang berfungsi untuk pengerukan sedimentasi sungai secara masif.

balitribune.co.id | Denpasar - Mengantisipasi ancaman banjir parah saat musim penghujan, Pemerintah Kota Denpasar mengucurkan dana Rp6 miliar melalui APBD Perubahan 2026. Anggaran tersebut dialokasikan khusus untuk pengadaan satu unit eskavator amfibi guna membersihkan sedimentasi sungai secara masif.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa, mengatakan eskavator amfibi diperlukan untuk menjangkau kawasan sungai yang sulit ditangani menggunakan eskavator konvensional. Terlebih, kondisi sungai saat musim hujan membuat proses pengerukan membutuhkan peralatan khusus.
Salah satu lokasi yang dinilai membutuhkan alat berat tersebut adalah Tukad Punggawa. 

Menurut Cipta, pengerukan pada sisi utara sungai akan lebih efektif jika menggunakan eskavator amfibi. "Seperti tadi di Punggawa itu yang sisi utara, lebih efektif dengan amfibi. Karena kalau sudah musim hujan, mengeruk sedimentasi tidak bisa pakai eskavator, harus pakai amfibi," jelasnya, Minggu (8/11/2026).

Ia menyebutkan, anggaran pengadaan satu unit ekskavator amfibi sebesar Rp6 miliar telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2026. Saat ini, proses pengadaan alat berat tersebut masih berjalan.

Sementara itu, untuk mempercepat normalisasi sungai, Dinas PUPR Denpasar saat ini mengerahkan 11 unit eskavator yang bekerja di sejumlah titik. Beberapa sungai yang masih dalam proses pengerukan di antaranya Tukad Rangda, Tukad Punggawa, Tukad Ngenjung, dan Tukad Loloan.

Di Tukad Rangda, pengerukan dilakukan sepanjang 1,2 kilometer dengan ketebalan sedimentasi mencapai empat meter. Dari total lebar sungai sekitar 12 meter, sekitar enam meter di antaranya telah tertutup sedimentasi.

Selanjutnya, pengerjaan di Tukad Punggawa mencakup sepanjang 500 meter. Sedangkan di Tukad Loloan, pengerukan dilakukan pada alur sungai sepanjang dua kilometer. Lebar sedimentasi di lokasi tersebut mencapai 10 meter dari total lebar sungai sekitar 20 meter.

Adapun di Tukad Ngenjung, sungai dengan lebar sekitar 25 meter itu memiliki ketebalan sedimentasi yang mencapai empat meter sehingga membutuhkan penanganan serius.

Cipta menjelaskan, 11 unit eskavator yang dimiliki saat ini harus melayani kebutuhan pengerukan sungai di berbagai wilayah Kota Denpasar. Kondisi tersebut membuat pengaturan dan pemindahan alat berat dari satu lokasi ke lokasi lainnya membutuhkan waktu.

"Kalau alat yang kita kerahkan itu ada 11 ekskavator untuk seluruh Kota Denpasar. Namun untuk mobile dari satu sungai ke sungai yang lain itu memerlukan waktu," ungkapnya.

Dengan adanya tambahan eskavator amfibi, Pemkot Denpasar berharap pekerjaan normalisasi sungai dapat berjalan lebih optimal. Terutama untuk menangani sedimentasi di kawasan yang sulit dijangkau alat berat biasa serta memperkuat upaya mitigasi banjir selama musim penghujan.

Pengadaan alat tersebut juga diharapkan dapat mendukung percepatan pengerukan sejumlah sungai, sehingga kapasitas aliran air tetap terjaga dan risiko genangan maupun banjir dapat diminimalkan. 

wartawan
JRO
Category

Subak di Bawah 5 Hektare Bakal Digabung, Pekaseh Tanpa Lahan Tak Lagi Terima Honor

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan melakukan evaluasi terhadap keberadaan lembaga Subak, menyusul semakin menyusutnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan. Bahkan, ditemukan sejumlah Subak yang secara administratif masih tercatat sebagai lembaga, tetapi sudah tidak memiliki lahan persawahan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi SAR Ditutup, Dua Korban Longsor Pelaga Eco Park Masih Misteri

balitribune.co.id | Mangupura - Operasi pencarian dua korban tanah longsor di kawasan Pelaga Eco Park, Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, resmi dihentikan pada Minggu (8/11/2026). Hingga hari ketujuh pencarian, kedua korban yang diduga tertimbun material longsor belum berhasil ditemukan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kemenhub Terima Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi, Target Pangkas Emisi Hingga 87 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya Indonesia mencapai swasembada energi nasional menghadapi tantangan besar dari sektor transportasi yang masih sangat bergantung pada bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia (HEESI) 2024, sekitar 34% dari penjualan BBM nasional dipenuhi melalui impor, sementara sektor transportasi menggunakan 36% dari kebutuhan BBM nasional.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Lintas Sektor Bersihkan Pantai Denpasar demi Pariwisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Sinergi lintas sektor yang melibatkan ASN Pemkot Denpasar, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian dalam aksi kebersihan di sepanjang garis pantai Kota Denpasar, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menangani penumpukan sampah kiriman di kawasan pesisir Pantai Sanur, sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan pantai serta kualitas pariwisata di Kota Denpasar.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Masuk 125 Event KEN 2026, Taman Ayun Barong Festival Jadi Strategi Dispar Badung Tarik Wisatawan ke Wilayah Tengah dan Utara

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung terus berupaya memperluas persebaran kunjungan wisatawan hingga wilayah tengah dan utara. Salah satu langkah yang ditempuh melalui penyelenggaraan Taman Ayun Barong Festival Regeneration dan Superstar 2026 yang masuk dalam 125 event terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.