Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cemburu Sesama Jenis, Dua Pria Bunuh Penjaga Rumah di Sesetan

pembunuhan di sesetan
Bali Tribune / MERINGKUS - Tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Densel berhasil meringkus 2 orang pelaku pembunuhan terhadap Ade Adriansah (54) yang ditemukan tewas di toilet sebuah rumah, Jalan Gurita IV Perumahan Pondok Gurita Kavling 2, Banjar Pegok, Sesetan

balitribune.co.id | Denpasar - Terungkap sudah motif pembunuhan sadis terhadap Ade Adriansah (54) yang ditemukan tewas di toilet sebuah rumah, Jalan Gurita IV Perumahan Pondok Gurita Kavling 2, Banjar Pegok, Sesetan, Denpasar Selatan, Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 23.00 Wita.

Motifnya cemburu buta cinta sesama jenis antara pelaku utama Muhammad Babul Wahyudi (33), sehingga mengajak sepupunya Dimas Ari Ramadhan (24) untuk menghabisi korban. Padahal Wahyudi sendiri telah miliki istri dan anak. Selain cemburu karena cinta segitiga, ada juga indikasi masalah uang. 

"Motifnya, dendam pribadi yang berawal dari pelaku kecewa terhadap sikap korban yang tidak menepati janjinya untuk memberikan uang kepada pelaku. Selain itu, pelaku juga cemburu terhadap korban yang memiliki pria lain," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

Kejadian berawal dari pelaku utama Wahyudi merencanakan menghabisi korban saat berkomunikasi via WA dengan mengajak sepupunya Dimas dengan alasan sakit hati kepada korban. Pelaku Wahyudi menjanjikan kepada pelaku Dimas bahwa akan mendapatkan uang banyak jika berhasil menghabisi nyawa korban, karena Wahyudi menilai bahwa korban adalah orang kaya. Sebelum korban dibunuh, terjadi pertikaian masalah uang yang dijanjikan korban kepada pelaku Wahyudi, sehingga kedua pelaku berinisiatif untuk menunggu korban tertidur dan saat korban tidur, pelaku Wahyudi memukul menggunakan alas batu ulekan (cobek) ke arah dada korban sedangkan Dimas memfiting korban dari belakang. 

"Korban yang sadar telah dipukul pelaku lalu melakukan perlawanan sehingga pelaku Wahyudi ngambil pisau namun tidak berhasil melukai korban sehingga pelaku Wahyudi langsung mengambil balok dan kotak peti untuk memukul korban. Saat korban masih melakukan perlawanan, pelaku Wahyudi mengambil gunting di meja yang diserahkan kepada pelaku Dimas yang langsung menusukkan gunting tersebut sebanyak dua kali ke arah kepala dan leher korban yang menyebabkan korban tewas," terangnya.

Setelah memastikan korban tewas, kedua pelaku lalu membungkus korban menggunakan selimut dan menyeret korban ke kamar mandi  selanjutnya membersihkan sisa noda darah korban yang tercecer di TKP. Selang beberapa jam, kedua pelaku pergi meninggalkan TKP dan datang kembali pada malam hari membawa bensin yang di beli di warung dekat TKP. 

"Untuk meninggalkan jejak, pelaku lalu menyiram bensin di tubuh korban untuk membakar korban di dalam kamar mandi. Setelah itu pelaku Dimas mengambil HP dan identitas milik korban dan bersama pelaku Wahyudi kabur menuju kampung halamannya di Bondowoso, Jawa Timur," urainya.

Berdasarkan hasil olah TKP awal diduga kuat bahwa telah terjadi kekerasan yang menyebabkan korban tewas. Selanjutnya Tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar serta Polsek Denpasar Selatan melakukan serangkaian penyelidikan dalam upaya mengungkap pelaku tindak pidana pembunuhan tersebut. Dari Hasil penyelidikan dan fakta di TKP, selain mengalami luka bekas senjata tajam, alat komunikasi korban berupa satu unit HP samsung jenis A06 warna hitam juga tidak ditemukan di TKP yang disinyalir telah ambil oleh pelaku.

"Berdasarkan bukti petunjuk tersebut, terduga pelaku mengarah kepada salah seorang teman dekat korban yang sebelumnya sempat menginap di tempat korban tinggal dan sempat terlibat perselisihan dengan korban. Setelah mengantongi ciri-ciri dan identitas terduga pelaku, selanjutnya Tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Densel melakukan penelusuran terhadap keberadaan terduga pelaku yang memiliki nama samaran Dharma," kata Sukadi.

Diduga pelaku sudah melarikan diri ke tempat asalnya di Bondowoso, lalu Tim gabungan melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku saat sedang bersembunyi di kampung halamannnya. Selain meringkus kedua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dua pasang baju warna putih, satu unit HP iphone warna putih, satu HP samsung warna grey, satu unit samsung A14 warna merah, satu buah korek cricket warna kuning hijau, satu buah helm warna putih, satu unit sepeda motor bernomor polisi P 2919 RO, satu buah pisau, satu buah kotak peti kayu, satu buah kayu balok, batu ulekan/cobek, satu buah lap pel dan satu bungkus pembersih lantai. 

"Modus operandinya, melukai korban menggunakan senjata tajam jenis pisau dan gunting serta batu ulekan ke arah kepala dan leher korban. Dan membakar badan korban dengan menuang bensin," pungkas Sukadi. 

wartawan
RAY
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

4 KK Terancam Digusur, Bupati Mahayastra : Sudah Kita Sampaikan ke Gubernur

balitribune.co.id I Gianyar - Putusan hukum sudah berkekuatan tetap. Empat kepala keluarga (KK) di Banjar Griya, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, akan kehilangan tempat tinggal akibat sengketa lahan yang berakhir hingga tingkat Mahkamah Agung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.