Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cok Rat Dukung Mantra-Kerta, Puspayoga Ogah Berkomentar

KPU
Puspayoga (kanan) saat mendampingi Paket KBS-Ace saat mendaftar di KPU Provinsi Bali, Senin (8/1).

BALI TRIBUNE - Ada dua pemandangan menarik saat pendaftaran Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (KBS-Ace), di Kantor KPU Bali, Senin (8/1). Pertama, soal kehadiran Gubernur Bali Made Mangku Pastika, yang oleh beberapa orang disinyalir sebagai bentuk dukungan gubernur Bali dua periode itu untuk KBS-Ace.

Kedua, terkait kehadiran Menteri Koperasi dan UKM RI AA Ngurah Puspayoga, mendampingi Paket KBS-Ace. Menariknya, hubungan kedua tokoh yang sempat dianggap renggang gara-gara politik ini, sempat bersalaman di Ruang Transit di KPU Bali dan bertegur sapa.

Usai proses pendaftaran, Puspayoga memberikan penjelasan singkat terkait kehadirannya. Ia menegaskan sikapnya mendukung barisan pemenangan KBS – Ace. “Kok saya ditanya sikap? Jelas dong saya mendukung KBS – Ace,” tegasnya.

Mantan Wakil Gubernur Bali ini kemudian tidak mau banyak komentar lagi. Ketika ditanya terkait sikap AA Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat, yang malah mendukung Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta, Puspayoga juga enggan menjawab.

“Kok Tanya saya? Tanya Cok Rat dong. Ya, sudah ya. Tanya para calon, kok malah mewawancarai saya,” tandas politisi yang tak lain adalah adik Cok Rat ini.

Pada kesempatan tersebut, Puspayoga hadir dengan menggunakan baju hitam dan udeng batik coklat. Ia bahkan masuk bersama Paket KBS-Ace ke ruang pendaftaran di KPU Bali. Di ruang pendaftaran, Puspayoga duduk di samping Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace, Nyoman Giri Prasta, yang bersebelahan dengan Paket KBS-Ace.

Puspayoga bahkan duduk hingga seluruh proses pendaftaran selesai. Proses pendaftaran KBS-Ace terhitung cukup lama, karena menghabiskan waktu hingga 2,5 jam lebih. Kondisi ini sempat menuai kritik mantan Sekretaris DPD PDIP Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama.

Adi Wiryatama yang juga Ketua DPRD Provinsi Bali, menilai, ada kesan KPU Bali tak siap menerima pendaftaran ini. "Kesannya, seolah-olah KPU kurang siap. Saya sudah beberapa kali ikut pendaftaran, tapi ini yang paling lama, 2.5 jam untuk verifikasi saja," kritik mantan Bupati Tabanan dua periode itu.

wartawan
San Edison
Category

Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan, PMI Bangli Jalani Evaluasi Organisasi

balitribune.co.id | Bangli - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan kemanusiaan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Pembinaan dan Evaluasi Organisasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PMI Provinsi Bali di Markas PMI Bangli, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Perang, Tradisi Siat Tipat Desa Kapal Simbol Kehidupan dan Kesejahteraan

balitribune.co.id I Mangupura - Ribuan tipat dan bantal kembali “berterbangan” dalam tradisi Siat Tipat Bantal di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Sabtu (26/9/2026). Sekilas terlihat seperti aksi saling lempar, namun di balik kemeriahannya tersimpan filosofi kehidupan yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengelola Tanah Lot Berbenah Sambut Libur Akhir Tahun

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mulai melakukan persiapan untuk menyambut libur panjang akhir tahun 2026 yang tinggal hitungan tiga bulan lagi.

Sejumlah persiapan secara umum sudah mulai dilakukan seperti peningkatan kebersihan, kenyamanan, hingga sistem keamanan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan saat berkunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urai Macet Gilimanuk, Berbagai Skenario Diterapkan

balitribune.co.id I Negara - Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, mengalami kemacetan parah hingga mengular sejauh 3,5 kilometer. Kondisi ini merupakan dampak domino dari aksi mogok massal dan blokade pintu keluar yang digelar puluhan sopir truk logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (26/9/2026) sore. 

Baca Selengkapnya icon click

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.