Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dapil Susut Diwarnai Eks Caleg Gagal

I Wayan Sudiartana

BALI TRIBUNE - Dari lima daerah pemilihan (dapil) di Bangli diantaranya Dapil Kintamani Barat, Kintamani Timur, Susut , Bangli, Tembuku  mungkin pertarungan yang ketat akan  terjadi di dapil Susut. Pasnya nama- nama calon yang maju  selain berstatus incumbent ada pula nama- nama calon sebelumnya sempat berkompetisi dalam Pemilihan Legeslatif (Pileg) lalu  .Walaupun mereka gagal ,namun perlolehan suaranya terbilang besar. Dari informasi yang berhasil dihimpun dalam Pileg tahun 2019 untuk dapil Susut  diramaikan sejumlah wajah lama yang gagal melenggang ke kursi dewan. Nnama-nama calon yang bakal maju yakni, I Wayan Sudiartana, I Dewa Gede Suamba Adnyana, I Wayan Rene , Politisi tersebut akan bersaing dengan incumbent seperti Satria Yudha, I Wayan Kariasa, I Ketut Sajiboga, Dewa Oka dan IB Manuaba. Untuk Wayan Sudiantara maju dari Partai Demokrat, Wayan Rene dari Partai Golkar, Dewa Suamba dari Partai PDIP.Politisi ini gagal pada Pileg 2014-2019, dan tahun 2019 kembali akan menunjukan kekeuatan politiknya. Sementara untuk politisi gaek IB Santoso  di tahun 2014 lalu gagal melenggang ke DPRD Provinsi, santer diberitakan akan kembali nyalon ke provinsi, dengan menggunakan kendaraan Parati Hanura.. Menurut sumber  pada Pileg 2014 lalu, para politisi gagal ini  banyak mendulang suara , seperti Wayan Sudiantara( Demokrat)  memperoleh 2400 suara, Wayan Rene ( Hanura)  sekitar 1700 suara, Dewa Suamba (PDIP)  sekitar 2400 suara. “Dapil Susut ibarat kuru setra ,peraturngan akan berlangsung sengit apalagi melihat kekuatan para incumbent seperti Satria Yudha dari PDIP,” ungkapnya Selasa (3/7). Lanjutnya, dari tiga politisi tersebut, hanya Dewa Suamba yang belum pernah merasakan empuknya kursi  legislative, sedangkan yang lainnya sudah pernah merasakan nikmatnya duduk di kursi dewan Bnagli . “Meski belum pernah lolos namun tidak bisa dipandang sebelah mata, dari perolehan suara cukup besar dan memang memiliki basis,” imbuh sumber yang enggan namanya dikorankan. Disisi lain, saat dikonfirmasi Wayan Sudiartana yang juga Wakil Ketua DPC Demokrat Bangli ini mengatakan bahwa dirinya sudah siap bertarung dalam Pileg yang diagendakan pada April 2019 mendatang. Pihaknya yang sudah cukup lama terjun didunia politik yakin bisa bersaing dengan para incumbent. “Setidaknya kami sudah belajar dari pengalaman Pileg lalu, untuk menyongsong Pileg nanti walaupun nantinya bersaing dengan para incumbent”kata politisi asal Dusun Tanggahn Peken,Desa Sulahan, Kecamatan Susut , yang sempat duduk sebagai anggota DPRD Bangli periode 2009-2014 itu.. Wayan Sudiantara menambahkan kegagal pada Pileg 2014 menjadi motivasi baginya, apa yang menjadi kekurang pada tahun sebelumnya bisa diperbaiki tahun ini. Pihaknya berasalan kegagalan sebelumnya lantaran tidak adanya dukungan suara dibawah. “Tidak ada sokongan suara dari bawah, waktu itu ada 6 calon tapi tidak semua bekerja, jelas ini mempengaruhi perolehan suara. Untuk itu dalam pencalonan kali ini harus ada komitment bersama agar perolehan suara meningkat,”sebutnya. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.