Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Das Kedas" di Tukad Taman Magendra, Angantaka

Bali Tribune/Giat membersihkan sampah di Tukad Taman Magendra, Abiansemal, Badung.


balitribune.co.id | Denpasar  - Kondisi pandemi yang terjadi selama ini tidak menyurutkan upaya untuk melakukan aktifitas. Seperti yang dilakukan oleh pemuda Desa Angantaka yang tergabung dalam Komunitas "Das Kedas".
 
Mereka melakukan kegiatan pembersihan sungai dari sampah plastik yang berlokasi di Tukad Taman Magendra, Desa Angantaka, Abiansemal, Badung. Pada kesempatan itu, Kadek Basur selaku Koordinator aksi mengatakan, bahwa ini dilakukan secara spontan oleh Komunitas tanpa adanya dorongan dari pihak Pemerintah, Desa maupun Dinas Kebersihan setempat dalam pelaksanaannya.
 
Namun mereka justru didukung oleh beberapa Clothing Line asal Bali yang sangat concern terhadap lingkungan, salah satunya adalah Handmad Bali. "Kegiatan ini sudah yang keempat kalinya kami gelar, dan memang kami melakukannya secara spontan tanpa adanya dorongan dari pihak manapun. Berawal dari kita kumpul-kumpul biasa, kemudian munculah ide untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai dari sampah plastik," papar Dek Basur.
 
Selain itu, mereka juga melakukan penebaran benih ikan, setelah membersihkan sampah Tukad Taman Magendra.  "Ini sebagai upaya agar kelestarian Tukad Taman Magendra ini tetap terjaga dari segi ekosistemnya,” tambahnya.
 
Handmad Bali men-support penuh kegiatan dari Komunitas Das Kedas melalui program ‘Good Karma Movement’. Ini merupakan program yang khusus didedikasikan kepada para pemuda atau kegiatan dalam pelestarian lingkungan.
 
Berharap dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan ini dapat menumbuhkan semangat, bagi pemuda di daerah lain untuk dapat bergerak melestarikan alam, khususnya sungai dari ancaman bahaya sampah plastik, serta mampu memberikan motivasi bagi Pemerintah Desa dan Daerah secara bersama-sama untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam Bali.
wartawan
JRO
Category

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabur ke Badung, Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Blahbatuh

balitribune.co.id | Gianyar - Digiring ke Mapolsek Blahbatuh, menandai berakhirnya pelarian ANB (26 tahun). Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berakhir di sebuah tempat kos di Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Badung. Setelah disanggong Tim Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh tanpa perlawanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait PWA, Dewan Bali Minta Pemerintah Provinsi Bali Terbuka

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali telah memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing (PWA) yang datang ke Bali untuk tujuan wisata sebesar Rp 150 ribu sejak 14 Februari 2024 lalu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menegaskan kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali untuk terbuka terhadap PWA tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.