Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Deklarasi KBS-ACE Dipadati Massa

deklarasi
DEKLARASI – Puluhan ribu massa menghadiri deklarasi pasangan KBS-ACE di Lapangan Umum Negara, Minggu (7/1). Bahkan mereka siap memenangkan paket yang diusung PDIP ini sebagai gubernur dan wagub Bali.

BALI TRIBUNE - Puluhan ribu massa menghadiri deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali, Dr Ir Wayan Koster MM-Dr Ir Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-ACE), di Lapangan Umum Negara, Minggu (6/1).

Mereka tidak saja dari struktural, kader, simpatisan dan anggota PDIP, tapi juga dari berbagai komponen masyarakat, mulai dari rohaniwan, petani,  sejumlah komunitas, serta kelompok masyarakat lain. Mereka dengan tulus mendeklarasikan diri siap memenangkan KBS-ACE dalam Pilkada serentak Provinsi Bali 27 Juni nanti.

Deklarasi KBS-ACE yang juga mengantongi dukungan dari PAN, PKPI, PKB, Hanura  dan PPP ini selalu kental dengan unsur budaya. KBS-ACE dijemput menggunakan semacam kereta yang ditarik dua ekor kerbau, mirip kereta mekepung yang menjadi tradisi khas masyarakat Jembrana. Pekikan “KBS-ACE menang” mengiringi pasangan ini menuju lokasi deklasi. Petinggi partai moncong putih mulai dari tingkat DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting terlihat kompak mengiringi  KBS-ACE yang hadir bersama istri.

Mereka di antaranya, Ketua DPP I Made Urip, Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Propinsi Bali I Nyoman Giri Prasta, petugas partai di eksekutif I Putu Artha (Bupati Jembrana), Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Kabupaten Jembrana Kadek Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, anggota Fraksi PDI Perjuangan dari DPR RI, DPRD Bali dan DPRD Kabupaten Jembrana.

Setiba di lapangan, pasangan yang dikenal kukuh menjaga adat, agama, tradisi, seni dan budaya ini, kembali mendapat suguhan tarian Jegog, yang merupakan tarian asli Jembrana, yang mengadopsi tradisi mekepung. Selanjutnya atraksi para pesilat Bakti Negara yang juga merupakan aliran pencak silat asli Bali makin memberikan semangat kepada massa pendukung KBS-ACE

Di hadapan puluhan ribu massa  pendukungnya, KBS menegaskan akan membangun Bali dengan visi  “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. Yang mengandung makna; menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. “Jalan itu ditempuh melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi di wilayah Bali  dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Dengan cermat terpola dan terarah KBS-ACE telah menyusun arah kebijakan pembangunan Bali ke depan, antara lain, mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas serta didukung dengan pengembangan sistem dan data base riwayat kesehatan Krama Bali berbasis kecamatan yang diselenggarakan secara terintegrasi di seluruh Bali. Menerapkan sistem jaminan kesehatan gratis bagi Krama Bali seperti JKBM dengan memperbaiki konsep dan tata laksananya dalam format Krama Bali Sehat.

“JKBM yang menjadi program Bapak Gubernur Made Mangku Pastika akan kita laksanakan secara terintegrasi di seluruh Bali, dengan memperbaiki konsep dan tata laksananya,”katanya.

KBS yang selama ini dikenal sangat perhatian dengan dunia pendidikan juga ini memastikan tersedianya pelayanan pendidikan yang terjangkau, merata, adil, dan berkualitas. KBS akan melaksanakan wajib belajar 12 tahun (SD, SMP dan SMA/SMK) secara gratis bagi anak-anak se-Bali. KBS juga telah menyiapkan dan akan melaksanakan kebijakan di bidang kemandirian pangan, pendidikan berbasis agama hindu, memajukan kebudayaan Bali melalui pelindungan, pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan nilai-nilai adat, agama, tradisi, seni, dan budaya krama Bali, serta program-program lainnya.

KBS menambahkan, pembangunan di Kabupaten Jembrana harus didorong dengan lebih cepat sesuai dengan potensi alam yang dimiliki, dengan tidak boleh merusak alam dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana. Yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Jembrana adalah, mengembangkan perguruan tinggi negeri Akademi Komunitas yang sudah ada di Jembrana saat ini menjadi Politeknik Negeri Bidang Pariwisata dan Perikanan.

Selain itu, membangkitkan seni tradisi khas milik masyarakat Jembrana yaitu seni  mekepung dengan Gubernur Cup, pengembangan infrastruktur jalan tol Denpasar-Jembrana, pengembangan industri pangan  beras, ikan, dan holtikultura.  Fasilitasi kebijakan dan program yang menangani tata niaga hasil pertanian lokal. Peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi kakao (coklat), pengembangan destinasi wisata alam yang berbasis budaya dan kearifan lokal, serta memberdayakan dan memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam mengisi lapangan kerja yang ada di wilayah Kabupaten Jembrana.

wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.