balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengoptimalkan sinergi bersama seluruh Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar. Langkah strategis ini dilakukan guna memantapkan pelayanan publik serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi memasuki musim penghujan.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Denpasar, Arya Wibawa, saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Perbekel/Lurah di Kantor Lurah Sesetan, Senin (2/11/2026).
Arya Wibawa menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk memperketat pengawasan di lapangan, terutama terkait pemantauan titik rawan genangan dan lokasi pembuangan sampah ilegal. Langkah preventif seperti pengerukan sungai dan pembersihan saluran air juga terus diintensifkan.
"Perbekel dan Lurah adalah garda terdepan. Kita harus terus bersiap siaga, mengoptimalkan koordinasi, dan memperkuat kolaborasi di wilayah masing-masing," ujar Arya Wibawa.
Selain mitigasi banjir dan cuaca ekstrem, rapat koordinasi ini juga fokus menggenjot percepatan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program bedah rumah tersebut menjadi salah satu instrumen utama Pemkot Denpasar dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan berkelanjutan.