Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Tibubeneng Kebut Program Lubang Sibiomasi, Target 2026 Sampah Rumah Tangga Kelola Mandiri

finns
Bali Tribune/ Perbekel Desa Tibubeneng, I Made Kamajaya Bersama , Direktur FINNS Bali Wayan Asrama.

balitribune.co.id | Mangupura - Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, mulai serius menangani persoalan sampah dari hulu. Program lubang sibiomasi—atau teba modern untuk sampah organik—jadi andalan agar tiap rumah tangga bisa mengelola sampahnya sendiri tanpa harus bergantung pada TPA.

Perbekel Tibubeneng, I Made Kamajaya, menyebut target ambisius sudah dicanangkan pada 2026, setiap rumah tangga dan usaha di desa wajib punya minimal satu lubang sibiomasi. Dengan begitu, sampah organik bisa langsung diolah di rumah, bahkan dipanen jadi pupuk kompos.

“Harapan kami, seluruh rumah tangga sudah punya lubang sibiomasi pada 2026, sehingga sampah bisa dikelola langsung dari sumbernya,” ujar Kamajaya, disela acara "FINNS Future Nation Day" yang digelar oleh FINNS Bali, Selasa (19/8).

Program ini sudah berjalan sejak 2023. Hingga 2024, desa telah mencatat 1.150 lubang sibiomasi. Tahun ini, targetnya bertambah 700 lubang. Biayanya relatif terjangkau, sekitar Rp1,5–1,7 juta per lubang, ditanggung anggaran desa atau melalui dukungan CSR. Warga cukup menyediakan lahan, sementara tim teknis desa yang mengerjakan pembuatan lubang.

Selain mengolah sampah organik, Tibubeneng juga menggandeng pihak swasta untuk urusan plastik. Desa meneken kerja sama dengan Eco Bali, organisasi yang fokus pada pengelolaan sampah dan pembangunan berkelanjutan. Melalui MoU ini, sampah plastik warga akan ditangani Eco Bali, sementara organik masuk ke lubang sibiomasi.

Langkah simbolis program ini ditandai dengan pembuatan lubang sibiomasi di rumah warga Jalan Pantai Berawa, Canggu, disaksikan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Rasniathi Adi Arnawa selaku Duta Sampah Kabupaten Badung.

Tibubeneng juga tengah merancang pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Namun rencana ini terhambat penolakan sebagian warga yang masih khawatir dengan dampak bau. Kamajaya optimistis teknologi baru bisa menjawab kekhawatiran itu.

“Mudah-mudahan tahun 2025 lewat APBD Perubahan atau setidaknya APBD Induk 2026 kami bisa wujudkan TPS3R. Prinsipnya, sampah harus tuntas di desa tanpa mengotori desa lain,” katanya, merujuk program "Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain" yang digagas Gubernur Bali Wayan Koster.

Setiap hari, Desa Tibubeneng menghasilkan 30–40 ton sampah, sebagian besar dari rumah tangga dan sektor pariwisata. Angka ini menjadi tantangan berat, apalagi setelah penutupan TPA Suwung.

“Kami anggap penutupan TPA Suwung ini bukan kiamat, tapi cambuk agar lebih serius. Keberhasilan program Gubernur dan Bupati ada di tangan kami di desa,” tegas Kamajaya, seraya mengajak warga berhenti saling menyalahkan.

“Mulai dari rumah, mulai dari lingkungan, mari kita bergerak bersama,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kamajaya yang didampingi Direktur FINNS Bali, Wayan Asrama mengapresiasi kontribusi FINNS Bali yang aktif mendukung program lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah organik hingga penanaman bambu di bantaran sungai.

“Kehadiran FINNS bukan hanya memberi dampak ekonomi, tapi juga kepedulian besar terhadap kelestarian lingkungan,” pungkasnya. 

wartawan
ARW
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.