Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Mulai Tagih Janji Kampanye Koster

PANDANGAN UMUM - I Nyoman Laka, saat menyampaikan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali.

BALI TRIBUNE -  Kalangan DPRD Provinsi Bali, mulai mempertanyakan rencana aksi sebagai realisasi janji kampanye Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace). Bahkan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, selaku pengusung Koster-Ace, juga mempertanyakan hal ini. Pertanyaan ini bahkan disampaikan secara resmi oleh fraksi - fraksi di DPRD Provinsi Bali dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali terkait penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tentang APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2019 serta Ranperda Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, di Gedung Dewan, Selasa (9/10). Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali misalnya, mempertanyakan janji kampanye Koster-Ace terkait kesehatan dan pendidikan gratis. Pasalnya, sejauh ini belum ada kejelasan terkait pelaksanaan janji kampanye tersebut pada tahun 2019 mendatang. "Berkaitan dengan janji kampanye Saudara Gubernur tentang kesehatan dan pendidikan gratis, kami mohon penjelasan terkait rencana pelaksanaannya di tahun 2019," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Laka, saat menyampaikan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan dalam Rapat Paripurna tersebut. Sementara itu Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali mempertanyakan beberapa janji kampanye Koster-Ace, terutama terkait pendanaannya. Bagi fraksi ini, arah kebijakan program pembangunan Bali tahun 2018 - 2023 sebagai pelaksanaan Pola Pembangunan Semesta Berencana mencakup lima program prioritas, sesuai visi dan misi Koster-Ace. Pertama, bidang sandang, pangan dan papan. Kedua, bidang kesehatan dan pendidikan. Ketiga, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Keempat, bidang adat, agama, tradisi, seni, dan budaya. Kelima, bidang pariwisata. "Kami mohon penjelasan, karena program prioritas ini merupakan komitmen dan janji Saudara Gubernur terhadap rakyat Bali, tentu perlu adanya alokasi pendanaan yang memadai. Seperti apa?" ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali, I Made Suardana, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi Partai Golkar. Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, didampingi Wakil Ketua Nyoman Sugawa Korry, IGB Alit Putra, dan Nyoman Suyasa. Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, tampak hadir dalam Rapat Paripurna kali ini. Sementara Gubernur Wayan Koster, tidak hadir. 

wartawan
San Edison
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.