Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diguyur Hujan Deras Enam Jam Kota Negara Banjir

MENGGENANG - Pasca banjir Selasa malam, air masih menggenang hingga Rabu siang di wilayah Kota Negara.

BALI TRIBUNE - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jembrana enam jam lebih mulai Selasa (27/11) sore hingga malam mengakibatkan musibah di sejumlah lokasi di wilayah Kota Negara, yakni di Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara tergenang air. Permukiman warga dan sejumlah ruas jalan hingga perkatoran terendam banjir.  Hingga Rabu (28/11) siang sejumlah lokasi yang terkena banjir masih tergenang air. Pantauan saat hujan deras Selasa malam sekitar pukul 21.00 Wita, sejumlah titik di Kota Negara mulai tergenang banjir. Kawasan Civic Center Pecangakan, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana bahkan sempat terisolir banjir. Akses jalan menuju komplek Kantor Bupati Jembrana ini tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Seperti di pintu gerbang barat dan pintu gerbang timur Jalan Surapati Jembrana, ketinggian air hingga sepaha orang dewasa. Luapan air meuber memenuhi areal Taman Pecangakan Jembrana. Air dari Kanal Gedung Kesenian Bung Karno juga meluap hingga merendam Jalan Hasanudin setinggi trotoar. Luapan air Pangkung Lampah juga menyebabkan Jalan Cendrawasih, Lingkungan Pendem terendam air sehingga menyebabkan akses jalan tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor. Air menggenangi permukiman warga dan areal sekolah yang ada diwilayah perkotaan ini. Tingginya genangan air juga sempat mengakibabkan kemacetan dijalur protokol dalam kota, seperti diruas Jalan Jendral Sudirman dan ruas Jalan Ngurah Rai Negara. Bahkan arus lalu lintas di kedua jalan padat lalu lintas ini sempat macet hingga dilakukan buka tutup dengan menggunakan satu lajur yang genangan airnya tidak terlalu tinggi. Bahkan tingginya curah hujan menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir. Luapan saluran irigasi disisi barat Lapangan Dauhwaru Jembrana merendam areal lapangan, puluhan rumah warga di Lingkungan Dauhwaru dan Banjar Tegalasih, Batuagung hingga areal sekolah yang ada disekitarnya. Begitupula luapan air dari Bendung Pangkung Lampah juga merendam permukiman warga dibelakang Pasar Negara. Kawasan permukiman di Kelurahan Loloan Barat, Loloan Timur, Kelurahan Baler Bale Agung, Banjar Kaliakah, Pengambengan dan Lelateng juga terendam air luapan saluran darinase. Kendati di sejumlah titik genangan banjir, air mulai surut Rabu dini hari, namun dibeberapa titik, air justru masih menngenang hingga Rabu siang. Aktiftas masyarakat pun menjadi terganggu. Seperti genangan air setinggi lutut orang dewasa diareal Kantor PDAM Jembrana, KPU Jembrana dan permukiman warga di Desa Pengambengan. Kalak BPDB Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila mengatakan, selain banjir, tingginya curah hujan juga mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang.  Kadis PUPRPKP Kabupaten Jembrana I Wayan Darwin mengatakan banjir Selasa malam disejumlah wilayah tersebut diakibatkan tingginya curah hujan dan meningkatnya debit air. Diakuinya, sejumlah saluran baik itu drainase maupun sungai tidak mampu menampung tingginya debit air sehingga air menjadi tergenang. Kondisi ini diperparah dengan adanya endapan sidementasi dan endapan sampah pada saluran air tersebut. “Saluran air tidak kuat menampung air sehingga air menggenang beberapa saat. Belum lagi kami temukan sidimentasi dan sampah yang mengendap pada saluran air, sehingga air jelas meluap. Tapi berangsur surut,” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pasar Mentigi Direvitalisasi, Pemkab Klungkung Siapkan Alun-alun Sampalan Jadi Tempat Relokasi

balitribune.co.id I Semarapura - Pemkab Klungkung terus berproses dalam persiapan revitalisasi Pasar Mentigi, Nusa Penida. Saat ini Pemkab Klungkung memprioritaskan penyediaan relokasi sementara bagi ratusan pedagang. Kawasan Alun-alun Sampalan kini dikebut untuk dijadikan tempat berjualan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.