Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinilai Ingkar Janji, Warga Banjar Semaja Kembali Blokade Pabrik Aspal

blokade
BLOKADE – Warga Desa Bengkel Sari terpaksa memasang blokade berupa tong aspal di blokade masuk menuju PT DAYU karena perusahaan tersebut dinilai ingkar janji.

BALI TRIBUNE - Warga Banjar Semaja, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Rabu (8/11) kembali menutup akses masuk menuju pabrik aspal milik PT. DAYU. Blokade dilakukan karena warga merasa pihak pabrik mengingkari janjinya untuk tidak lagi beroperasi karena telah menimbulkan pencemaran lingkungan.

Dari pantauan di lapangan, blokade dilakukan dengan meletakkan sejumlah drum aspal pada akses masuk menuju PT. DAYU oleh warga Banjar Semaja yang berjumlah 25 orang.

Menurut salah seorang sumber di lapangan, blokade jalan dilakukan karena PT. DAYU dianggap melanggar perjanjian, di mana sesuai kesepakatan yakni PT. DAYU tidak lagi beroperasi karena pabrik pembuatan aspal tersebut telah mencemari lingkungan dan dikeluhkan warga setempat, serta sempat mencuat ke publik pada awal tahun 2016 lalu.

Warga mengeluhkan debu dan limbah industri  seperti oli bekas yang dibuang ke Sungai Klecung, karena pabrik tersebut tidak memiliki penampungan limbah oli. “Namun sekitar hari Selasa (7/11) PT. DAYU terpantau kembali beroperasi dengan membawa material berupa kerikil yang dibawa ke lokasi tersebut sebanyak 8 truk,” ujar sumber yang enggan dikorankan namanya.

Atas aksi blokade yang dilakukan warga, salah seorang karyawan yang kebetulan ada di lokasi tidak melakukan perlawanan. Begitu pun dengan warga Banjar Semaja yang kemudian membubarkan diri karena pemilik PT. DAYU tidak ada di lokasi.

Sebelumnya sempat diberitakan jika warga Banjar Semaja sempat melunak setelah PT. DAYU memenuhi kewajibannya memberikan kompensasi kepada Banjar Semaja sebesar Rp 350 juta dan beroperasi hanya sampai tanggal 31 Oktober 2016 lalu. Karena ketika itu pihak pabrik masih memiliki proyek jalan di Tabanan, khususnya di daerah Selemadeg Barat.

Sayangnya saat dikonfirmasi via telepon, Perbekel Desa Bengkel Sari I Ketut Alit Astawa enggan berkomentar banyak. “Langsung saja ke Polsek Selemadeg Barat ya tadi sudah turun,” ujarnya singkat.

Sementara Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Ketutu Swastika tidak mengangkat telepon saat hendak dikonfirmasi. Sedangkan Camat Selemadeg Barat I Gede Ketut Suyana Putra, yang dikonfirmasi terpisah mengaku belum mengetahui hal tersebut dan masih akan mengonfirmasi kepada pihak Desa Bengkel Sari. “Saya belum tahu karena tidak ada laporan, saya akan konfirmasi dulu,” ungkapnya.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.