Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disinyalir Ada Surat Domisili Abal-abal

Bali Tribune/ PPDB - Suasana PPDB di SMPN 1 Bangli di hari kedua.
Balitribune.co.id | Bangli - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP sudah memasuki hari kedua. Banyak siswa  dari luar zonasi  mendaftar menggunakan dokumen surat keterangan domisili. Di salah satu sekolah disinyalir ada pendaftar dari luar zonasi menggunakan surat keterangan lapor diri abal-abal. Tentu kondisi ini dapat berimas  pada siswa yang memang berada dalam zone sekolah tersebut.
 
Seperti diketahui bagi siswa yang ingin mendaftar menggunakan domisili, syarat minimal satu tahun sudah tinggal di wilayah yang dimaksud. Setiap kali pelaksanaan PPDB, banyak masyarakat yang baru mengurus domisili agar anaknya bisa mendaftar di sekolah yang diinginkan. Menurut sumber, bahwa ada orang tua siswa yang membuat surat keterangan domisili, namun sejatinya orang tersebut tidak berdomisili di lingkungan itu. "Sebenarnya tidak berdomisili di wilayah tersebut. Hal ini harus disikapi, jangan sampai warga asli tidak dapat sekolah," ungkapnya Jumat (21/6). 
 
Menyikapi masalah ini anggota DPRD Bangli, Satria Yudha mendesak pihak sekolah lebih teliti dalam hal pemeriksaan dokumen. Jangan sampai kedepanya timbul persoalan lain. "PPDB harus disesuaikan dengan aturan yang sudah ditetapkan. Apa yang menjadi petunjuk teknis diterap dengan baik," ungkapnya. 
 
Satria Yudha juga mengingatkan para orang tua siswa, agar mendaftarkan anak sesuai dengan zonasi. Jika memang tidak memungkinkan, jangan dipaksakan. "Kalau memang diluar zonasi jangan dipaksanakan. Jangan sampai menghalalkan segala cara. Tentu ini bukan contoh yang baik bagi anak-anak," ujarnyam 
 
Lanjutnya, penggunaan sistem zonasi diharapkan ada pemerataan pendidikan di seluruh wilayah, untuk itu diharapkan peran serta dari masyarakat. "Kaitnya dengan domisili abal-abal, kami juga ingatkan kepada kepala lingkungan, agar tidak melakukan tindakan yang justru merugikan warganya sendiri," sambungnya. 
 
Satria Yudha tidak menampik jika di Bangli masih ada stigma sekolah favorit dan bukan favorit. Untuk itu perlu dilakukan pemerataan baik dari segi sarana maupun tenaga pendidikan. Sehingga siswa tidak numplek di satu sekolah. 
 
Sambungnya, terkait pemerataan pendidikan pihaknya juga mendesak pemerintah untuk melakukan rolling tenaga pendidikan. Bagi guru berprestasi agar bisa disebar di seluruh sekolah. "Guru berprestasi bisa di sebar, tidak hanya di satu-dua sekolah saja," imbuhnya. 
 
Sementara itu salah satu kepala SMP Negeri di Bangli, mengatakan terkait domisili atau surat pernyataan diri bahwa yang bersangkutan tinggal di satu wilayah kuncinya ada di kepala lingkungan. "Untuk surat pernyataan dibuat oleh pihaknya  siswa bersangkutan yang bersangkutan, kemudian ditanda tangani oleh kepala lingkungan dan mengetahui oleh lurah/kepala desa. Sekarang kata kuncinya ada di kepala lingkungan. Dalam surat pernyataan bermaterai, jika dikemudian hal terjadi persoalan maka yang bersangkutan bertanggung jawab," jelasnya. 
 
Dikatakan, pula jika memang tidak masuk zonasi sekolah yang diinginkan, hendaknya legowo. "Jika memang tidak masuk zonasi agar bisa legowo mencari sekolah lain," ujarnya. 
 
wartawan
Agung Samudra
Category

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.