Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Perempuan Terseret Arus Pantai Perancak, Seorang Meninggal Dunia

terseret arus
Bali Tribune / TERSERET - Salah seorang korban terseret arus di Pantai Perancak, Jembrana saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas II Jembrana.

balitribune.co.id | Negara - Suasana pantai di Banjar Dangin Berawah, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana berubah menjadi duka setelah dua perempuan terseret arus laut pada Minggu (25/10/2026) malam. Seorang korban meninggal dunia, sedangkan temannya berhasil selamat setelah terdampar di tepi pantai.

Peristiwa maut tersebut terjadi ketika kedua perempuan itu menghabiskan waktu di kawasan Pantai Dangin Berawah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Senin (26/10/2026), NJ (15) berdomisili di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara  yang masih berstatus pelajar dijemput ANH (21) yang berdomisili di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Negara dari rumahnya sekitar pukul 16.00 Wita. 

Keduanya kemudian pergi menuju pantai di wilayah Desa Perancak. Sekitar pukul 17.00 Wita, mereka berdua tiba di pantai dan sempat berbincang-bincang di tepi laut. Saat hari menjelang malam, sekitar pukul 19.00 Wita, ANH turun ke bibir pantai dan mendekati air untuk mencuci muka. Saat itu, kondisi air laut sedang pasang. Arus dan ombak tiba-tiba menyeret ANH hingga membuatnya kesulitan menyelamatkan diri.

Melihat rekannya terseret ombak, NJ tidak tinggal diam. Dalam kondisi gelap, perempuan muda tersebut berlari ke tengah dan berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut justru membuat tubuhnya juga ikut terseret arus kuat ke tengah perairan. NJ akhirnya berhasil selamat dan tubuhnya yang sempat digulung ombal terdampar di pinggir, sementara ANH ditemukan di tepi pantai di lokasi terpisah.  

Sekitar pukul 19.30 Wita, warga menemukan kedua korban di pinggir pantai dengan jarak sekitar 50 meter satu sama lain. Keduanya kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas II Jembrana untuk menjalani pemeriksaan medis. Namun, naas ANH tidak dapat diselamatkan. 

Kasat Polair Polres Jembrana AKP I Gede Ketut Suasnawa membenarkan adanya peristiwa dua perempuan yang tenggelam tersebut. Menurutnya keduanya terseret arus. Penanganan dilakukan setelah kedua korban ditemukan warga dan dievakusi ke fasilitas kesehatan terdekat. 

“Berdasarkan pemeriksaan medis dan pemeriksaan Inafis Polres Jembrana, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Pihak keluarga ANH juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban,” ujarnya. 

wartawan
PAM
Category

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.