Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duet Rochineng - Tirtawan Dinilai Ideal

Pilkada
Gede Sarya Tuntun

 

Denpasar, Bali Tribune

Jelang Pilkada Buleleng, sebagian besar partai politik belum memutuskan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung. PDIP selaku partai pemenang di daerah itu misalnya, sejak awal sudah memberikan ‘lampu hijau’ untuk calon incumbent Putu Agus Suradnyana - Nyoman Sutjidra (PASS).

Sayangnya, PDIP justru tak kunjung menerbitkan rekomendasi untuk calon petahana itu. Justru PDIP ‘ketinggalan kereta’ jika dibandingkan dengan kegesitan Partai NasDem yang adalah pendatang baru. Dengan gagah, Partai NasDem bahkan menyalib PDIP dalam menerbitkan rekomendasi untuk Paket PASS.

Di sisi lain, Koalisi Buleleng Mandara (KBM) yang dimotori Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Gerindra justru belum memutuskan pasangan calon yang akan diusung. KBM masih mempertimbangkan beberapa kemungkinan antara paket Ketut Rochineng - Nyoman Tirtawan (Roh-Tirta), duet Ketut Rochineng - Jro Nyoman Rai Yusha (RaSa), dan pasangan Ketut Rochineng - Gede Ariadi.

Di tengah kegamangan partai-partai menentukan pasangan calon ini, masyarakat Buleleng terus bersuara. Mayoritas arus bawah, bahkan menghendaki agar lima tahun ke depan Buleleng dipimpin figur baru. “Masyarakat mengharapkan perubahan di Buleleng. Karena itu kalau bisa, Buleleng dipimpin figur baru,” tutur Gede Sarya Tuntun, penasehat ormas Rembug (Relawan Masyarakat Bugbug), di Denpasar, Minggu (10/7).

Rembug merupakan ormas tempat berhimpunnya masyarakat Bugbug, Karangasem yang ada di Buleleng. Menurut dia, baik kebutuhan akan perubahan maupun tentang figur baru itu merupakan hasil pandangan dari mayoritas masyarakat yang tergabung dalam ormas Rembug. Bahkan, organisasi ini sudah menginventarisasi figur-figur baru yang dipandang ideal menahkodai Bumi Panji Sakti lima tahun ke depan.

“Kami berpandangan, figur baru yang akan membawa perubahan bagi Buleleng itu ada pada pasangan Rochineng - Tirtawan. Keduanya kominasi yang ideal bagi Buleleng,” ujar Sarya Tuntun. Dikatakan kombinasi ideal, karena pasangan Rochineng - Tirtawan mewakili wilayah barat dan timur Buleleng. Selain itu, kedua figur ini juga dinilai sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Buleleng. Sebab Rochineng adalah birokrat berpengalaman, sementara Tirtawan adalah politisi Partai NasDem yang juga anggota DPRD Provinsi Bali.

“Pak Tirtawan juga sudah berbuat banyak untuk masyarakat, tidak saja saat duduk sebagai wakil rakyat. Selaku aktivis sosial dan aktivis lingkungan, dan aktivis anti-korupsi, Pak Tirtawan sudah berbuat banyak untuk Buleleng selama ini,” tandas Sarya Tuntun. Yang tak kalah penting, kata dia, kedua figur ini juga memiliki rekam jejak yang bagus.

“Jadi paket Rochineng - Tirtawan ini sangat ideal. Apalagi saat ini Buleleng memerlukan sistem pemerintahan yang baik. Buleleng juga membutuhkan pemimpin yang pro rakyat, paham kebutuhan rakyat, dan bersih dari praktik korupsi,” tegasnya. Bahkan, Sarya mendorong NasDem mempertimbangkan ulang keputusannya mengusung Paket PASS. “Ini adalah peluang Partai NasDem mengusung kadernya sendiri,” pungkasnya.

wartawan
San Edison
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.