Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dunia Ibu di Era Milenial (2- habis)

Bali Tribune/ Putu Suasta
Oleh Putu Suasta
 
 
 
balitribune.co.id - Dalam perspektif kultural, kaum ibu dari masa sebelum era milenial yang terbawa ke era milenial ini memang mau tak mau harus menempatkan dirinya pada pemahaman dasar tentang tatanan dunia baru ini. Dunia milenial ialah hari ini dan kaum ibu terbawa di tengahnya. Bekal nilai dan semangat modernisme di hari kemarin barangkali cukup untuk menjadi dasar untuk memahami dan melihat progresivitas abad milenial ini.
 
 
Peluang dan Antisipasi
     
Sisi lain dari era milenial ini adalah menawarkan sisi yang pragmatis. Ada begitu banyak yang diubah dalam era ini. Perubahan itu, dalam beberapa hal, sangat revolusioner dan signifikan. Perubahan yang dramatis itu, salah satunya ialah menyangkut pernafkahan. Kerja-kerja yang konvensional; bangunan kantor, lowongan kerja, kontrak kerja yang rumit, dan beberapa hal, kini hampir tak diperlukan. 
 
Bagi masyarakat luas, perubahan yang ditawarkan era milenial dan yang paling diketahui adalah kemudahan-kemudhan dalam kerja, profesi, menghasilkan pendapatan. Era internet yang menjadi penanda paling vital dalam era milenial menawarkan begitu banyak peluang dan kemudahan dari sisi pragmatis. Inilah hal yang begitu besar yang bisa dimainkan banyak orang, termasuk kaum perempuan dan kaum ibu khususnya. 
 
Dengan bekal pendidikan yang secukupnya pun sudah memadai memainkan peluang-peluang di di era milenial. Di era ini, bukan prosedural yang penting, melainkan hasil akhir. Pasar yang dibuka di internet jauh lebih praktis, hemat dan hampir tak membutuhkan mobilitas. Karena rumah sendiri bisa menjadi kantor, bekerja tak lagi bergantung kepada jam kerja, pengiriman dan penerimaan barang juga bisa diantar jemput. 
 
Hal lain yang juga menguntungkan ialah serbuan berbagai macam informasi. Era milenial yang juga ditandai dengan kemajuan teknologi informasi menciptakan kemudahan-kemudahan yang luar biasa untuk mendapatkan informasi paling rahasia sekali pun. Urusan memasak, kepentingan akan obat-obatan tradisional, mengetahui alamat lembaga-lembaga penting, bahkan menjalin komunikasi pun kini luar biasa mudah. 
 
Kaum ibu, yang terpaksa atau tak terpaksa mengikuti arus besar era milenial dengan segala kemajuan dan pencapaiannya, sekali lagi, perlu memahami terlebih dahulu hal-hal dasar dari sistem atau produk yang bergelimang di sekitar mereka. Sebetulnya tak sulit, hanya tinggal bagaimana kegigihan mencari informasi tentang sistem mendasar dari segala pencapaian ere milenial ini. Paling tidak, mengenal dan menguasai media sosial adalah langkah pertama untuk selanjutnya bagaimana merambah produk dunia maya yang lain. 
 
Para pengamat sosial dan komunikasi juga mengakui bahwa bisnis di dunia digital kini sudah banyak dirambah kaum perempuan dan ibu-ibu. Mereka pada umumnya gigih dan kreatif memasarkan produk yang dibutuhkan masyarakat. Tamara Amany, sosok perempuan yang intens bergelut di dunia politik dan salah seorang dari generasi milenial yang kreatif, juga menyebutkan bahwa perempuan Indonesia sangat hebat dalam pergerakan bisnis, dan saat ini, bisnis di dunia digital. 
 
Menurut Tamara dalam tulisan kolomnya di detiknews, perempuan Indonesia selalu bergerak ke arah progresivitas, mulai dari menuntut hidup lebih layak, mendirikan sekolah dan membangun start up. Bisakah pada era saat ini, para perempuan milenial bergerak ke arah yang lebih progresif lagi, dengan terjun ke politik dan menduduki jabatan-jabatan strategis di Republik ini? (Tamara Amany, “Perempuan Milenial Progresif”, detiknews, 26 Jan 2018).  
 
Tetapi tak dapat dipungkiri, tiap perubahan membawa pula dampaknya, baik atau buruk.  Jika modernisme menawarkan kebebasan yang masif, maka pada era milenial yang ditawarkan ialah kebebasan yang sangat personal. Kemudahan-kemudahan dalam dunia digitalisasi, produk-produk yang semakin canggih, komunikasi antarindividu sudah dalam hitungan detik kecepatannya, membuat pergerakan indivudual begitu cepat, privat dan melampui yang bisa dipikirkan.
 
Seorang ibu, apa pun zamannya, akan selalu tergerak naluri dasarnya, ialah melindungi keluarganya, terutama generasi penerusnya. Dalam kontek milenial ini, kaum ibu yang memahami juga dasar-dasar pemahaman sistem yang terjadi pada era milenial ini, diminta atau tidak, akan menjaga dan mengantisipasi pengaruh buruk yang bisa diberikan oleh era milenial ini. zaman boleh secanggih apa pun, tetapi yang utama bagi seorang ibu adalah melindungi anak-anak dan keluarganya. (PS/17122019)
 
 
 
*) Putu suasta, pemerhati masalah sosial
wartawan
Redaksi
Category

Alami Kebocoran, Operasional Kapal NJA Dihentikan

balitribune.co.id I Semarapura - Layanan penyeberangan kendaraan dan logistik dari Pelabuhan Padang Bai menuju Nusa Penida mengalami penyesuaian setelah KMP Nusa Jaya Abadi (NJA) untuk sementara waktu tidak dioperasikan.

Kapal perintis milik Pemerintah Kabupaten Klungkung itu mengalami kebocoran pada bagian lambung sehingga harus menjalani perbaikan lebih cepat dari jadwal semula.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Pertanian Denpasar Salurkan Bantuan 30 Bibit Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pertanian Kota Denpasar terus memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah. Pada tahun anggaran 2026, pemerintah menyalurkan bantuan bibit ternak dan pakan konsentrat kepada kelompok peternak di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Budaya Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Denpasar Gencarkan Program Perpustakaan Keliling

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar terus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar melalui layanan Perpustakaan Keliling. Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan akses bahan bacaan sekaligus menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca bagi masyarakat, khususnya generasi muda di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi III DPRD Badung Dukung Studi Tiru Obligasi Daerah ke DKI Jakarta

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan mendukung langkah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melakukan studi tiru mengenai skema pembiayaan kreatif (creative financing), termasuk peluang penerbitan obligasi daerah, ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Oli Palsu, Astra Motor Bali Bagikan 3 Cara Mudah Cek Keaslian AHM Oil

balitribune.co.id | Denpasar - Menggunakan oli mesin yang asli bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama bagi setiap pemilik sepeda motor Honda. Oli asli berfungsi menjaga performa mesin tetap stabil, melindungi komponen dari keausan dini, menghemat konsumsi bahan bakar, hingga memperpanjang usia pakai kendaraan.

Baca Selengkapnya icon click

BNN Bali Bongkar Jaringan Narkotika Kamboja-Medan, Modus Disamarkan Knalpot Bekas

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jaringan internasional dan antarprovinsi. Seorang pemuda berinisial GAS alias Boing diciduk di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar, setelah menerima paket mencurigakan yang disamarkan di dalam knalpot bekas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.