Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duta Gong Kebyar Anak-Anak Jembrana, Tampilkan Seni Filosofis dan Kritik Sosial Berbalut Dolanan

gong kebyar anak jembrana
Bali Tribune / GONG KEBYAR - Penampilan Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana di PKB XLVIII 2026 yang penuh dengan keceriaan dan sarat pesan moral yang mendalam bagi seluruh masyarakat Bali.

balitribune.co.id I Negara - Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center, Denpasar, bergemuruh oleh tepuk tangan penonton pada Minggu (22/6/2026) malam. Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana sukses mencuri perhatian dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui penampilan yang apik, penuh energi, dan sarat akan makna filosofis.

Penampilan duta Jembrana ini disaksikan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, beserta perwakilan Forkopimda dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana. Kabupaten Jembrana malam itu menyuguhkan tiga materi pertunjukan yang dikemas secara apik dan dinamis, yakni Tabuh Kreasi Pepanggulan "Nadi Winengku", Tari Penyambutan "Selat Segara", dan Dolanan "Makepung Papah".

Sebagai pembuka, disuguhkan Tabuh Kreasi Pepanggulan "Nadi Winengku". Tabuh ini menjadi refleksi mendalam terhadap penyucian jiwa (atma kerti) bahwa jiwa yang suci tidak menutup diri dari perubahan, melainkan mampu menerima gejolak energi baru dengan tetap teguh pada jati diri sejati. Secara musikal, tabuh ini mengambil analogi kondisi nadi yang terkendali dan berwibawa. Instrumen Gong Kebyar diibaratkan sebagai tubuh yang menjadi medium bagi jiwa Jegog (gamelan khas Jembrana) untuk menyuarakan dirinya.

Keunikan kotek-kotekan khas jegog, sistem seslangkitan, serta oncang-oncangan berpadu menjadi entitas baru tanpa menghilangkan identitas asli Gong Kebyar, melainkan memberikan gejolak energi baru yang memikat. Sedangkan Tari "Selat Segara", sebuah tari kreasi penyambutan karya almarhumah I Gusti Ayu Srinatih. Tarian ini melambangkan penghormatan, ungkapan rasa syukur, dan ketulusan dalam menyambut tamu. Mengambil makna "Selat" sebagai penghubung dan "Segara" sebagai lautan luas.

Tarian ini menggambarkan laut sebagai simbol pemersatu yang menjembatani berbagai perbedaan bangsa dan budaya dalam suasana damai. Gerak tarian yang lembut namun dinamis ini dikembangkan dari pakem tari upacara seperti Rejang, Pendet, dan Legong, yang diperkuat oleh iringan gamelan harmonis bernuansa sakral sekaligus estetis. Kemeriahan sekaligus keharuan penonton pecah saat pementasan Dolanan "Makepung Papah". Menggunakan media sebilah pelepah kelapa (papah).

Anak-anak Jembrana mengubah tradisi balapan Makepung menjadi arena bermain yang penuh dengan pesan moral dan kritik sosial yang tajam namun polos. Di sela-sela canda tawa, dolanan ini menyelipkan refleksi tentang realitas dunia saat ini. Mulai dari ambisi menjadi Juara Kelas, kekhawatiran cita-cita yang kandas akibat kemacetan dan rumitnya kehidupan, hingga sentilan mengenai isu lingkungan seperti masalah sampah yang kian menggunung, nasib pahlawan tanpa tanda jasa (guru) dengan upah minim.

"Selain menyuarakan isu-isu humanis secara jujur, penampilan Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana ini tidak hanya sekadar memberikan tontonan seni yang menghibur, tetapi juga menjadi media edukasi dan penyampai pesan moral yang mendalam bagi seluruh masyarakat Bali, kami bangga dengan penampilan generasi penerus kami yang mampu mepertahankan dan melestarikan warisan tradisi, seni dan budaya ditengan pesatnya perkembangan teknologi," ujar Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. 

wartawan
PAM
Category

Jual Pertalite Rp100 Ribu Per Liter, Buruh Bangunan Diciduk Polisi

balitribune.co.id | Bangli - Pengecer bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yakni JP kini harus berurusan dengan pihak berwajib karena menjual BBM bersubsidi tersebut dengan harga yang tidak wajar. Pria asal Wonogiri, Jawa Tengah ini  menjual BBM jenis Pertalite dengan harga Rp100 ribu per liter.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Kunjungan Wisatawan ke Jatiluwih Merosot Hampir 50 Persen

balitribune.co.id | Mangupura - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali beberapa hari belakangan mulai menunjukkan dampak nyata terhadap industri pariwisata. Bukan hanya antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), persoalan pasokan BBM kini merembet ke meja reservasi agen perjalanan, kendaraan wisata, hingga jumlah kunjungan ke destinasi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

UMKM Hijau Bali Unjuk Gigi di ISEF 2026, Limbah Disulap Jadi Produk Bernilai

balitribune.co.id | Jakarta - Dari Bali, cerita tentang ekonomi syariah tidak hanya soal produk halal. Ada pula cerita tentang bagaimana limbah produksi diubah menjadi barang bernilai ekonomi, sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi masyarakat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Berharap Kontribusi, ASITA Bali Dorong "Regenerative Tourism"

balitribune.co.id | Mangupura - Pariwisata Bali sedang menghadapi tantangan yang tidak lagi cukup dijawab dengan mendatangkan sebanyak-banyaknya wisatawan. Di tengah persoalan lingkungan, kepadatan lalu lintas hingga gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM), industri pariwisata mulai didorong untuk memikirkan kembali cara Bali menerima dan melayani wisatawan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kesulitan Akses Hibah, DPRD Badung Dorong Kemenag Percepatan  Penerbitan TDP Pura

balitribune.co.id | Mangupura - Persyaratan Tanda Daftar Pura (TDP) menjadi kendala bagi sejumlah pengelola pura di Kabupaten Badung dalam mengakses bantuan hibah pemerintah daerah. DPRD Badung mendorong Kementerian Agama mempercepat penerbitan TDP agar proses administrasi rumah ibadah dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.