Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ekowisata Karangsewu, Wajah Baru Pariwisata Bali

Karangsewu
Bali Tribune / KARANGSEWU - Ekowisata Karangsewu yang masih tersembunyi di ujung barat Pulau Dewata.

balitribune.co.id I Negara - Di ujung paling barat Pulau Bali, tepat di bibir Selat Bali, Kelurahan Gilimanuk, sebuah kawasan wisata alam tradisional diam-diam tumbuh menjadi wajah baru pariwisata berbasis masyarakat. Namanya Karangsewu. Berada di dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), hidden gem ini berkembang subur lewat tangan masyarakat lokal, tanpa sentuhan modal investor besar.

Bentang alam padang savana, hamparan mangrove, perairan tenang, hingga area camping berlatar siluet Pulau Jawa menjadi daya tarik utama. Pengelolaan objek wisata ini sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat sejak awal 2026, melalui Kelompok Ekowisata Alam Karangsewu yang merupakan peleburan dari tiga kelompok nelayan setempat: Pokyan Karangsewu, Teluk Asri, dan Segara Merta.

Kepala SPTN Wilayah I Jembrana, Isai Yusidarta, menegaskan bahwa TNBB berkomitmen menutup ruang bagi investor demi mempertahankan konsep pemberdayaan di kawasan konservasi. "Kami sudah menandatangani kontrak dengan masyarakat. Tidak boleh ada investor masuk. Kawasan ini disiapkan agar masyarakat bisa mengelola wisata dan mendapat penghasilan tanpa merusak bentang alam," ujar Isai.

Langkah ini menjadi jawaban atas keterbatasan akses ekonomi masyarakat pesisir selama ini. Melalui sistem zonasi, ekosistem asli tetap terjaga karena Karangsewu merupakan zona perikanan tradisional secara turun-temurun. Selain menikmati panorama alam, wisatawan bisa menyusuri mangrove dengan perahu, bermain kano, hingga melakukan pengamatan burung (bird watching).

Ketua Kelompok Ekowisata Alam Karangsewu, Baehaqi, mengungkapkan bahwa sejak resmi dikelola warga pada Januari 2026, perkembangannya sangat signifikan. Dalam tiga bulan terakhir, omzet yang diraup mencapai Rp250 juta dengan rata-rata kunjungan 200 orang per bulan. Saat akhir pekan, kunjungan bahkan bisa menembus 85 orang per hari, baik dari Bali maupun Pulau Jawa.

Perputaran ekonomi ini dirasakan langsung oleh warga sekitar. Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengakui keberadaan ekowisata ini mendongkrak pendapatan pelaku UMKM. "Dulu sebelum ada izin pengelolaan, UMKM di Karangsewu sangat kesulitan. Sekarang, hampir setiap hari ramai pengunjung dan penghasilan masyarakat meningkat nyata," pungkasnya.

wartawan
PAM

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.