Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fasum Wisata Bukit Jati Memprihatinkan

Bali Tribune / MEMPRIHATINKAN - kondisi fasum di areal objek wisata Bukit Jati.

balitribune.co.id | Gianyar - Bukit Jati Gianyar yang dulunya menjadi objek wisata bumi perkemahan hingga beragam kegiatan lainya kini terlihat diterlantarkan. Sejumlah fasilitas umum (fasum) seperti Balai Serba Guna hingga sejumlah balai bengong kini tidak layak lagi dimanfaatkan.

Fasilitas umum ini kini diselimuti semak dan terdapat pula bekas pembakaran sampah daun. Sementara Balai Serba Guna yang ukurannya sekitar 20 X 20 meter hampir keseluruhan bagian plafon atap lapuk. Beruntung struktur atap kuat, sehingga mampu memikul beban atap yang terbuat dari genteng beton.

Pantauan Bali Tribune, Senin (13/6), hanya lahan parkir saja bersih. Namun di sekitar areal menyemak dan tidak pernah ada aktifitas. Tampak seorang tukang memperbaiki pintu kamar mandi. Tukang rehab ini menyebut, seluruh pintu kamar mandi/toilet kondisinya lapuk. "Ini semua pintunya lapuk, saya disuruh memperbaiki dan mengganti pintu dan daun pintu dengan bahan aluminium," jelasnya.

Pekerja ini juga menjelaskan, dirinya hanya mendapat perintah melakukan perbaikan. Disebutnya, bangunan tersebut disewa Kampus Elizabeth untuk melakukan kegiatan mahasiswa baru. "Saya tidak tahu banyak, saya ditugaskan pihak kampus untuk melakukan perbaikan," jelasnya lagi.

Salah satu pengunjung dari Desa Saba menjelaskan, kondisi bangunan tidak memiliki daya tarik dan konsepnya bukan seperti sebagai Balai Serba Guna. "Tidak ada kesan mengundang dan nampak memang tidak pernah ada kegiatan. Dulu katanya sebagai kegiatan keremajaan," jelasnya.

Kadis Pariwisata Gianyar AA Gede Putrawan mengaku sudah mengajukan permohonan untuk penghapusan aset Balai Serba Guna tersebut. “Terlebih Areal itu bukan lahan milik Pemkab Gianyar, namun milik perorangan," jelas AA Putrawan.

Setelah penghapusan aset, maka Pemkab Gianyar tidak lagi memiliki kewenangan apapun terhadap aset yang terdapat disana dan sepenuhnya dikelola pemilik lahan. Sedangkan untuk sementara kegiatan yang membutuhkan bangunan indoor, bisa menggunakan Balai Budaya Gianyar atau bila berkaitan dengan aktifitas out door bisa dilakukan di Kebun Raya Pilan atau tempat lainnya.

wartawan
ATA
Category

Diduga Terseret Arus saat Tangkap Ikan, Nelayan di Lalanglinggah Ditemukan Meninggal

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang nelayan asal Banjar Dinas Yeh Bakung I Nyoman Wiratmaja (56) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Yeh Bakung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan terdampar di pesisir pantai tetangga setelah proses pencarian semalaman oleh warga dan aparat sejak Selasa (29/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

90 Ribu Kendaraan di Buleleng Tunggak Pajak

balitribune.co.id | Singaraja - Persoalan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Buleleng masih menjadi pekerjaan besar bagi Samsat Singaraja. Sekitar 90 ribu kendaraan roda dua dan roda empat tercatat belum memenuhi kewajiban pajaknya. Di tengah tingginya angka tunggakan tersebut, realisasi penerimaan PKB hingga kini baru mencapai 73,72 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Warga Nigeria Diamankan, Satu Nekat Kabur, Dua Ngumpet di Kamar Mandi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tabanan mengamankan empat warga negara Nigeria yang terindikasi melanggar aturan keimigrasian di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, seorang WNA sempat nekat melarikan diri mengendarai sepeda motor, sementara dua lainnya ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kos, Rabu (23/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penghargaan Kategori Hospitality, Service & Retail Mendorong Pengelola Kawasan Pariwisata Menjaga Kualitas Destinasi

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menganggap penghargaan kategori Hospitality, Service & Retail dari lembaga survei atau lembaga penilaian kepada kawasan pariwisata ini merupakan tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pengembangan dan pengelolaan destinasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Sekadar Pelengkap, WIG Dorong Gastronomi Jadi Magnet Utama Wisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dimulai dari Jakarta dan Bali pada 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia kini membawa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 masuk lebih dalam ke akar gastronomi Nusantara melalui Solo dan Yogyakarta. Dipilihnya Solo dan Yogyakarta karena sebagai pusat tradisi keraton, pasar lokal, dan ruang kuliner yang hidup menyatu di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.