Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FOKUS : Bunuh Diri

perekonomian
Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Di balik gemerlapnya kemajuan industri pariwisata, ternyata Bali menyimpan dua masalah psikhososial yang amat pelik; tingginya angka bunuh diri dan bertambahnya penderita gangguan jiwa.

Data yang dirilis Suryani Institute for Mental Health (SIMH) mengkonfirmasikan, selama tahun 2017 jumlah kasus bunuh diri di Bali sebanyak 99. Dari jumlah itu,  21 kasus terjadi di Buleleng (tertinggi), 5 kasus terjadi di kota Denpasar (terendah), sedangkan sisanya tersebar merata di kabupaten lain.

Dalam semester pertama tahun 2018, kasus bunuh diri di Bali sudah mencapai 17 kasus. Angka bunuh diri paling tinggi terjadi  tahun 2004 dengan jumlah 180 kasus.

Direktur SIMH, Prof Dr dr Luh Putu Suryani, SpKJ mengidentifikasi dua penyebab utama bunuh diri di Bali yakni pelaku menderita penyakit fisik yang tak kunjung sembuh dan tekanan ekonomi yang tak mampu dipikul pelaku. Penyebab lainnya adalah masalah perselingkuhan, renggangnya integrasi keluarga dan putus cinta di kalangan muda remaja.

Masalah psikologi lain yang membebani masyarakat Bali adalah meningkatnya jumlah penderita gangguan jiwa. Saat ini, SIMH mencatat tidak kurang dari 9.000 penderita gangguan jiwa ada di Bali.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Gunawan mengaku sangat prihatin dengan kondisi itu. Gunawan mengimbau pemerintah segera melakukan riset  mendalam  dengan sungguh-sungguh agar tahu motifnya secara jelas dan ada solusinya yang pas.

Hasil penelitian Emile Durkheim ini rupanya bisa menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk melakukan riset mendalam tentang kondisi Bali. Bahwa bunuh diri, kata sosiolog termasyhur ini, umumnya terjadi karena disintegrasi  sosial.

Durkheim mengidentifikasi setidaknya ada 4 jenis bunuh diri: 1. bunuh diri egoistic, yakni bunuh diri yang dilakukan karena individu merasa kepentingan diri sendiri lebih diutamakan daripada kepentingan kesatuan sosialnya. Individu yang tidak mampu memenuhi peranan yang diharapkan dalam kehidupan sosialnya, akan merasa frustasi sehingga melakukan bunuh diri.

2. Bunuh diri anomik, bunuh diri ini terjadi apabila dalam masyarakatnya terjadi ketidakjelasan norma yang mengatur cara berpikir dan merasa masyarakat. Gangguan itu mungkin dapat membuat individu merasa tidak puas karena lemahnya kontrol terhadap nafsu mereka.

3. Bunuh diri altruistic; bunuh diri jenis ini terjadi karena individu merasa menjadi beban dalam masyarakat, 4. Bunuh diri fatalism yakni bunuh diri ini terjadi karena individu merasa putus asa. Tidak ada lagi semangat melanjutkan kehidupannya.

Untuk menekan angka bunuh diri, maka perlu langkah terintegrasi untuk menciptakan ruang sosial yang nyaman, meningkatkan kesejahteraan lahir bathin dan agar tokoh formal maupun informal menjadi pengayom yang bijak.

Dalam rangka melakukan kajian mendalam, rekomendasi Durkheim ini bisa menjadi pintu masuk.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Badung Dorong Integrasi Kinerja ASN melalui Sistem Digital

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk mengintegrasikan proses kerja dan penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Manajemen SPBE atau Pemerintahan Digital Tahun 2026 yang digelar di Ruang Samasta BKPSDM Badung, Senin (14/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

ARRC 2026 Sepang: Rheza Danica Curi Podium AP250, AHRT Kokoh di Puncak Klasemen Tim

balitribune.co.id | Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali menunjukkan semangat juang tinggi pada putaran kelima Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia. Aksi memukau Rheza Danica Ahrens dengan CBR250RR yang start dari posisi ke-30 mampu meraih podium ketiga di race pertama kelas Asia Production (AP) 250.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RAPBD Perubahan 2026 Disahkan, DPRD Bangli Minta Pemkab Perkuat Kemandirian Fiskal

balitribune.co.id | Bangli – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli bersama Pemerintah Kabupaten Bangli resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan tersebut dilakukan dalam Sidang Paripurna di Ruang Sidang DPRD Bangli, Senin (14/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Selidiki Kematian WNA Australia dan Dua Anaknya di Legian

balitribune.co.id | Mangupura – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar bersama Polsek Kuta menyelidiki peristiwa tewasnya seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia berinisial SDJ (57) beserta kedua anaknya, ADS (7) dan LKS (4). Ketiganya ditemukan meninggal dunia di sebuah bungalow di kawasan Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Kecamatan Kuta, Badung, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.14 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KM Virgo 8 Tenggelam, Kakak-Adik Asal Bangli Hilang Kontak

balitribune.co.id | Bangli – Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo 8 di Laut Jawa saat berlayar menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026) dini hari, menyisakan duka mendalam bagi warga Kabupaten Bangli. Dua penumpang kapal yang hingga kini belum diketahui keberadaannya merupakan saudara kandung asal Dusun Cempunggung, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli, yakni I Putu Pramana Yoga (28) dan I Kadek Sayoga Putra.

Baca Selengkapnya icon click

Karcis Parkir Badung Disorot: Tarif Naik Tapi Lepas Tanggung Jawab, Aturan Bakal Dievaluasi

balitribune.co.id | Mangupura - Tata kelola retribusi parkir di Kabupaten Badung menjadi sorotan. Selain titik parkir yang dinilai semakin banyak hingga kawasan usaha mikro, masyarakat mempertanyakan klausul pada karcis parkir yang menyebutkan pengelola tidak mengganti kerugian apabila kendaraan maupun barang yang berada di dalamnya hilang atau rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.