Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FPTI Bali Minta Genjot Poin Trek Baru

Putu Yudi Atmika
Putu Yudi Atmika

BALI TRIBUNE - Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudi Atmika meminta semua pelatih dan atlet untuk menggenjot poin di trek atau lintasan panjat tebing yang baru, dengan teknik yang baru juga. Hal itu berdasarkan pengalaman berharga ketika para atlet Bali turun di kejuaraan panjat tebing open bertajuk Walikota Cup Surabaya lalu. Teknik poin trek baru itulah yang membuat Bali harus lapang dada gagal dalam mengejar emas, dan membawa pulang 3 medali perak saja. “Semua atlet Bali yang turun di Surabaya lalu baru tahu jika ada perkembangan teknik baru dalam sisi trek poin. Jadi inilah pentingnya kami turun di Surabaya lalu, sehingga tahu lebih awal teknik poin itu. Jadi sekarang saya minta para pelatih di daerah seluruh Bali menggenjot latihan para atletnya dengan teknik tersebut,” pinta Yudi Atmika, Selasa (31/7). Dijelaskannya, trek poin baru serta tekniknya yakni, jika dulu pemanjat tebing bisa memegang atau menginjak batu rintangan di lintasan secara berurutan seperti dari poin batu satu ke dua, ketiga, keempat dan seterusnya, ternyata di perkembangan teknik di Surabaya, atlet panjat tebing boleh dari poin atau batu satu langsung ke poin atau batu keempat dengan cara meloncat. “Dengan cara seperti itu di boulder maka atlet luar Bali yang lebih dulu tahu banyak melakukan loncatan di trek lintasan, sehingga lebih cepat naik. Sementara atlet Bali yang baru tahu, otomatis sedikit ketinggalan,” ujar Yudi Atmika. Apalagi kejuaraan di Surabaya itu, lanjut dia, atlet yang turun merupakan atlet dari pelatnas yang bakal turun di Asian Games, serta atlet dari pelatda di beberapa provinsi di Indonesia. Sehingga memang event itu sendiri memiliki nilai sangat tinggi. Pria yang juga pengurus KONI Bali itu mengatakan dengan semua pengalaman berharga itulah, maka di event nasional yang nantinya diikuti Bali, dan para atlet sudah digenjot latihan teknik baru seperti itu, maka akan mampu bersaing lebih ketat dalam meraih medali emas.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.