Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Galungan Sebagai Hari Kemenangan Dharma, Bersatu Bangkit Tingkatkan Sradha Bakti

Bali Tribune / Pimpinan DPRD Kabupaten Jembrana

balitribune.co.id | NegaraHari Raya Galungan dan Kuningan pertengahan tahun 2022 ini dirayakan dalam situasi pandemic yang belum sepenuhnya berakhir. Pimpinan DPRD Kabupaten Jembrana mengajak umat Hindu untuk intropeksi diri dan menguatkan tali menyama braya untuk bangkit dari situasi sulit dampak pandemi. Diharapkan situasi ini juga tidak mengurangi makna dan arti dalam pelaksanaan upacara yadnya.

Dampak pandemi covid-19 hingga kini masih dirasakan oleh masyarakat termasuk umat Hindu yang akan merayakan hari raya Galungan dan Kuningan. Bahkan hari raya Galungan Rabu (8/6) dan Kuningan Sabtu (18/5) dirayakan dalam situasi pandemic yang belum sepenuhnya berakhir.  Namun situasi sulit akibat covid-19 yang telah berlangsung sejak awal 2020 lalu diharapkan tidak mengurangi spritualitas umat Hindu. Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi,S.M bersama dengan Wakil Ketua I Wayan Suardika, SP.,M.Si dan I Made Putu Yudha Baskara turut mengucapkan selamat hari raya Galungan yang dimaknai sebagai hari kemenangan Dharma atas Adharma.

Kalangan legislatif Jembrana mengajak umat memaknai hari raya Galungan melalui pelaksanaan dharma setiap harinya. Lebih jauh Susana dan momentum Galungan serta Kuningan diharapkan mampu menjadi pembimbing seluruh masyarakat, khususnya di Jembrana, dalam melaksanakan swadharma masing-masing. Sri Sutharmi mengatakan Hari Raya ini merupakan momentum yang baik dalam mendekatkan diri kepada Ida Hyang Widhi Wasa dan memohon agar umat manusia selalu dihindarkan dari segala bencana alam, dan segala mara bahaya serta penyakit/wabah.

Terlebih menurutnya hingga saat ini dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan termasuk juga di Jembrana.  "Meskipun pandemic belum sepenuhnya berakhir, namun kita patut berterima kasih dan bersyukur dengan ketulusan atas anugerah Hyang Widhi yang diberikan kepada kita sehingga mampu merayakan Galungan dan Kuningan dengan baik serta mendoakan agar senantiasa diberikan keselamatan, kedirgayusan, perlindungan dan tuntunan lahir bathin,” ujarnya. Dikatakan pandemi Covid-19 telah mengubah segala sektor tatanan kehidupan termasuk dalam pelaksanaan upacara-upacara di Bali.

Namun diharapkan semua itu tidak menghilangkan makna dalam pelaksanaan upacara. Lebihd jauh dari itu, sejatinya peringatan Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan proses intropeksi diri dan pendewasaan diri, baik secara mental maupun spiritual. Pandemi cvid-19 yang mewabah diseluruh penjuru dunia agar mengajarkan umat untuk lebih mendekatkan diri pada Ida Hyang Widhi Wasa, hidup lebih hemat dan cermat serta meningkatkan kualitas dan penguatan dalam ber-Yadnya. Pihaknya kini mengajak umat untuk menguatkan nilai menyama braya dan gotong royong di masyarakat.

"Semoga Hari Suci Galungan dan Kuningan di masa pandemi menuntun kita menjadi lebih baik, mampu lebih introspeksi diri, membangun pondasi diri, penguatan fikiran dan berbuat lebih positif," harapnya. Srikandi DPRD Jembrana ini juga mengingatkan, pengabdian dan pekerjaan yang dilakukan hendaknya tetap berlandaskan pada ajaran Dharma, kebenaran dan keikhlasan, terlebih saat merayakan hari Suci seperti Galungan dan Kuningan. Dalam situasi pandemic ini pihaknya mengajak umat untuk bersatu dalam berbagai perbedaan untuk bangkit menghadapi situasi sulit akibat pandemic.

“Semangat juang untuk tidak lelah mengabdikan diri demi kesejahteraan masyarakat Jembrana,” paparnya. Situasi sulit yang masih dirasakan hingga saat ini menurutnya hanya bisa dihadapi dengan kekompokan semua komponen masyarakat. Kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat termasuk vaksinasi menjadi kunci utama untuk bisa keluar dari situasi sulit pandemic. “Upaya bersama semua komponen dan kalangan masyarakat ini juga penting untuk mempercepat pulihnya perekonomian yang telah terdampak covid-19,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidang Perdana Citizen Lawsuit Banjir Bali, Pemerintah Pusat Absen

balitribune.co.id | Denpasar - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menggelar sidang perdana gugatan warga negara (Citizen Lawsuit) yang diajukan Koalisi Pulihkan Bali terhadap 14 pejabat negara pada Senin (27/7/2026). Gugatan ini dilayangkan sebagai respons atas buruknya tata kelola pemerintahan dalam penanganan bencana banjir yang melanda Pulau Dewata pada September 2025 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.