Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gandeng BUMN, Perusahaan China Garap Pelabuhan Perikanan Pengambengan 

Dermaga Pengambengan
Bali Tribune / DERMAGA - Dermaga PPN Pengambengan yang kini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi diminta menjadi prioritas penanganan di awal pengerjaan proyek.

balitribune.co.id | Negara - Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan senilai Rp1,276 triliun resmi memasuki tahap konstruksi fisik. 

Megaproyek bertajuk Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I ini didanai melalui skema pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB).

Pengerjaan konstruksi raksasa ini melibatkan kerja sama operasi (JO) antara perusahaan asal Tiongkok, China Road and Bridge Corporation (CRBC), dengan BUMN PT Nindya Karya. Kontrak kerja telah diteken di Jakarta pada 7 Agustus 2026, dan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) dijadwalkan pada Selasa, 29 September 2026. Proyek ini ditargetkan tuntas dalam 915 hari kerja dan siap diresmikan pada 27 Desember 2028.

Kepala PPN Pengambengan, Kartono, menjelaskan bahwa proyek ini disiapkan untuk menampung pemindahan basis kapal perikanan tangkap dari Pelabuhan Benoa, Denpasar. Melalui megaproyek ini, luas lahan pelabuhan akan melonjak drastis dari 13,5 hektare menjadi 49,3 hektare, sementara kolam labuh diperluas dari 24 hektare menjadi 88,3 hektare. "Kalkulasi konsultan menunjukkan masa pengembalian dana (payback period) proyek ini sekitar 11 tahun," kata Kartono.

Merespons dimulainya proyek, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan sejumlah catatan kritis kepada kontraktor pelaksana agar memprioritaskan pengerukan sedimentasi di mulut kolam labuh dermaga guna melancarkan lalu lintas kapal nelayan. Selain itu, kontraktor diwajibkan melibatkan tenaga kerja dan vendor lokal serta mengintegrasikan drainase pelabuhan untuk memitigasi risiko banjir permukiman warga. 

Kembang menegaskan, Pemkab Jembrana tidak hanya mengincar peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan dampak domino ekonomi (multiplier effect) secara luas bagi kesejahteraan masyarakat pesisir barat Bali.

“Jangan sampai juga proyek besar ini meninggalkan masalah di kemudian hari, seperti penunggakan pembayaran kepada supplier lokal,” paparnya.

Persoalan lingkungan dan tata air di sekitar kawasan pelabuhan juga menjadi perhatian serius. Terlebih wilayah permukiman di sekitar pelabuhan merupakan kawasan langganan banjir, “jangan sampai proyek di dalamnya bagus tetapi di kawasan luarnya buruk. Ini juga harus ditangani,” jelasnya Kembang. 

Manfaat pengembangan PPN Pengambengan menurutnya tidak semata diukur dari potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun diharapkan memberikan dampak ekonomi, multiplier effect di masyarakat.

wartawan
PAM
Category

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

175 PNS Pemkab Klungkung Dilantik

baitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar upacara Penyerahan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, Pengambilan Sumpah PNS, serta Pelantikan Jabatan Fungsional Teknis dan Kesehatan. Kegiatan ini diawali dengan prosesi ritual Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.