Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gedung DPC PDIP Digoyang Petugas BPBD

Bali Tribune/SIMULASI - Petugas lakukan simulasi bencana penguatan penanganan mandiri.


balitribune.co.id | Gianyar  - Suara sirine tanda musibah gempa mengubah suasana proyek pembangunan Gedung DPC PDIP Gianyar di Jalan Banteng, Buruan Gianyar, Rabu (26/5). Puluhan orang berhamburan keluar Gedung untuk menyelamatkan diri disusul kedatangan sejumlah unit armada evakuasi. Keseruan simulasi kemandirian masyarakat menghadapi bencana ini pun, menyedot perhatian.
 
Ceritanya, pagi itu aktivitas perkantoran berjalan, tiba-tiba gempa berkekuatan 8,3 sekala richter menggoyang gedung. puluhan orang berhasil menyelamatkan diri, namun sebagian terjebak di dalam rentuntuhan. Beberapa menit kemudian, sejumlah unit armada dari petugas kebencanaan dari BPBD, Tagana, PMI dan lainnya berdatangan ke lokasi. Namun, proses evakuasi awal difokuskan pada korban-korban yang mudah dijangkau, karena gempa susulan terus menyambung
 
Seluruh tahapan simulasi inipun dilaksanakan serius, baik oleh petugas dan fungsionaris DPC PDIP maupun petugas gabungan kebencanaan. Bagi penghuni gedung lantai tiga ini, pelaksanaan simulasi ini sangat penting selain memang adanya instruksi dari induk partainya. "Kegiatan ini memang instruksi dari DPP. Karena itu, kami pun berkoordinasi dengan BPBD dan istansi terkait, guna muwujudkan kemandirian kami dalam menyikapi bencana," ungkap Ketua Sekretariat DPC PDIP Gianyar I Made (Kode) Sugiarta.
 
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta menyebut, simulasi ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang di laksanakan di gedung-gedung perkantoran baik instansi pemerintah maupun non pemerintah. Kali ini, digelar di Gedung DPC PDIP Gianyar sesuai permintaan dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait. "Simulasi ini rutin kami laksanakan di perkantoran untuk membangun kemandirian masyarakat serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana," ungkapya.
 
Ditegaskan, dalam menghadapi bencana dibutuhkan semangat gotong royong, kesetiakawanan, kedermawanan serta upaya preventif dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana. Sehingga, dengan latihan ini diharapkan masyarakat akan lebih siap menghadapi bencana, sehingga resiko yang diakibatkan dapat diminimalisir. "Demkian dalam menangani korban, baik korban jiwa, luka-luka dan kerugian materiil. Tentunya semua dibawah komando dan koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," tandasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.