Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

Pedagang Ayam Potong
Bali Tribune / AYAM POTONG - Pedagang ayam potong saat berjualan di lapak pasar di Denpasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Broiler Bali, I Wayan Eka Murka, mengatakan harga ayam di tingkat peternak saat ini mencapai Rp26.000 per kilogram. Harga tersebut meningkat dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran Rp23.500 hingga Rp24.000 per kilogram. “Minimnya populasi ayam siap panen di tengah permintaan yang tinggi membuat harga ayam saat ini naik,” ujar Wayan Eka.

Menurutnya, kondisi minimnya populasi ayam saat ini tidak terlepas dari rendahnya serapan ayam pada akhir Mei hingga akhir Juni 2026. Saat itu, banyak ayam mengalami keterlambatan panen akibat rendahnya permintaan.

Minimnya serapan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh sedikitnya kegiatan upacara adat di Bali yang masih berada dalam masa tenang setelah perayaan Galungan. Selain itu, masyarakat saat itu lebih memprioritaskan kebutuhan sekolah anak menjelang tahun ajaran baru.

Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap pemasukan day old chicken (DOC) atau bibit ayam sehari ke peternak. Menurunnya pemasukan DOC membuat populasi ayam yang tersedia untuk dipanen saat ini ikut berkurang.

Di sisi lain, banyaknya ayam yang terlambat dipanen dengan bobot besar pada periode tersebut membuat sebagian peternak mengalami kerugian dan kehabisan modal. Kondisi ini membuat sejumlah peternak memilih berhati-hati dan menunda kembali beternak karena khawatir mengalami kerugian serupa. “Jadi banyak peternak yang ragu saat itu memasukkan DOC,” jelasnya.

Sementara itu, memasuki periode Juli hingga Agustus, permintaan ayam kembali meningkat. Sejumlah kegiatan adat dan upacara di Bali, seperti pernikahan, ngaben dan kegiatan lainnya, turut meningkatkan kebutuhan ayam di masyarakat.

Tingginya aktivitas pariwisata Bali yang memasuki periode high season pada Juli-Agustus juga ikut mendorong permintaan. Kondisi tersebut semakin bertambah dengan mulai berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur sekolah. “Termasuk program MBG yang mulai berjalan pasca libur sekolah. Permintaan ayam jadi tinggi,” akunya.

wartawan
JRO
Category

Praperadilan Made Daging Jilid III: Kuasa Hukum Pelapor Sebut Permohonan "Abal-Abal" dan Ganggu Penyidikan

balitribune.co.id | Denpasar - Mantan Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali, I Made Daging, yang kini menjabat sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR, kembali mengajukan praperadilan terhadap penyidik Ditreskrimsus Polda Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

ZonaEBT Tutup Rangkaian SINAR 2026, Diseminasikan Hasil Program dan Kelulusan Peserta

balitribune.co.id | Denpasar - ZonaEBT menggelar Diseminasi Hasil dan Kelulusan Program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat) 2026 di Denpasar, Bali, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program yang mencakup pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga magang yang telah berlangsung sejak Mei lalu. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perairan Selat Bali Surut, Bongkar Muat Kapal Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Aktivitas penyeberangan Jawa–Bali di lintas Ketapang–Gilimanuk kembali terganggu akibat kondisi alam. Surutnya air laut di Selat Bali pada Rabu (28/10/2026) menghambat proses bongkar muat kapal di Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Dampaknya, antrean kendaraan menuju Jawa sempat mengular hingga melebihi 1 kilometer.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Bali Dukung Penindakan WNA Bermasalah, Tegaskan Pariwisata Bali Harus Bermartabat

balitribune.co.id | Badung - Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan bahwa keterbukaan Bali terhadap wisatawan mancanegara harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap hukum serta penghormatan terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat Bali. Pihaknya mengapresiasi langkah tegas jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali dalam menangani pelanggaran yang melibatkan warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.