Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hari Ini, Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi Terdekat

Bali Tribune/ I Wayan Gunawan dan Kadek Agus Arya Wibawa
balitribune.co.id | Denpasar - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri Kota Denpasar, untuk jalur peserta didik kurang mampu, inklusi dan zona lingkungan terdekat dibuka mulai Senin (24/6) hingga Selasa (25/6). Pendaftaran dilakukan mandiri secara online website https://denpasar.siap-ppdb.com mulai pukul 08.00 – 14.00 Wita.
 
Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan mengatakan, untuk pendaftaran zona lingkungan terdekat, tidak ada istilah pendaftaran cepat-cepatan. Demikian juga waktu pendaftaran baru dibuka secara online mulai pukul 08.00 Wita.
 
Oleh karena itu, Gunawan mewanti-wanti calon peserta didik termasuk orangtua siswa agar benar-benar memilih sekolah yang dekat dengan tempat tinggal. Kalau jarak sekolah dan tempat tinggal terlalu jauh, sistem yang nanti akan mengeliminasi. “Di sistem sudah ada per meter, per cm (untuk menentukan jarak terdekat dengan sekolah-red),” imbuhnya.
 
Sementara untuk proses pendaftaran untuk jalur peserta didik kurang mampu, inklusi dilayani di Rumah Pintar Kota Denpasar, mulai pukul 08.00-14.00 Wita. Gunawan mengaku sudah mengantisipasi sistem down pada saat pendaftaran online, bekerja sama dengan Telkom. 
 
“Calon siswa kami harapkan tidak lupa dengan password akun PPDB yang dapat menghambat proses pendaftaran secara mandiri nanti,’’ terang Gunawan.
 
Pendaftaran berikutnya dilanjutkan pada 26-27 Juni untuk jalur perpindahan orangtua wali, prestasi akademik, non akademik, dan penghargaan PKB. Serta pada 27-29 Juni untuk jalur zonasi wilayah kawasan. 
 
Untuk seleksi jalur prestasi akademik dan non akademik dilaksanakan pada Sabtu 29 Juni. Sedangkan hasil PPDB jalur peserta didik kurang mampu, inklusi, dan jalur zona lingkungan jarak diumumkan 26 Juni. “Pada 5 Juli diumumkan hasil PPDB untuk jalur perpindahan tugas orangtua wali, jalur prestasi akademik, non akademik, penghargaan PKB dan jalur zonasi kewilayahan,” ujarnya. 
 
Disdikpora Diminta Fleksibel
Tak dipungkiri penerimaan Peserta Dididik Baru (PPDB) 2019/2020 yang mengacu pada Permendikbud No 51 tahun 2018 tentang PPDB, menimbulkan kekisruhan di sejumlah daerah. Tidak terkecuali Denpasar. Apalagi keberadaan sekolah negeri di kota ini belum memadai.  Selain itu, sebaran lokasinya juga belum merata. 
 
Karena itu, mengemuka usulan agar penerapan Permendikbud tidak diterapkan secara kaku. Harus lebih fleksibel, sehingga bisa mengakomodir  potensi lokal. Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, Minggu (23/6). 
 
Kadek Agus mengatakan,  penerapan sistem zonasi  kali ini, menimbulkan keresahan calon siswa dan orangtua murid. Kondisi ini akibat sejumlah permasalahan yang  terjadi di Denpasar. Di antaranya,  penyebaran sekolah negeri tidak merata.  Kepadatan penduduk yang  tinggi di sekitar lokasi sekolah.  Tidak adanya solusi bagi siswa yang memiliki nilai  tinggi dalam akademik tetapi mereka tinggal jauh dari lokasi sekolah. Demikian pula bagi siswa yang memiliki prestasi dalam bidang seni karena terbatasnya kuota di masing-masing  sekolah terancam tidak mendapatkan sekolah negeri. 
 
Hal ini harus segera dicarikan solusi serta segera diambil kebijakan  strategis oleh walikota, karena di setiap daerah situasi dan kondisi terkait sistem ini tidak sama. Apalagi Denpasar  selama ini membangun visi kota yang berwawasan budaya otomatis karakteristik masyarakatnya  mulai sejak dini menggenjot anak-anaknya selain dalam bidang akademik juga dalam bidang seni, ujar politisi PDI-P Densel ini.
 
Disebutkan, jika Pemkot terlalu kaku menerapkan sistem zonasi ini berdasarkan aturan Permendiknas, pihaknya menyakini banyak masyarakat yang akan mengalami kesulitan dalam sistem ini.  
 
”Jangan terlalu kaku teoritis dalam menerapkan aturan, harus disesuaikan dengan realita  di masyarakat.  Segera ambil kebijakan strategis terkait hal ini. Jangan  sampai  masyarakat  seperti di daerah lain melakukan aksi demo hanya gara-gara masalah penerimaan siswa baru, tegasnya. 
 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Diduga Terseret Arus saat Tangkap Ikan, Nelayan di Lalanglinggah Ditemukan Meninggal

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang nelayan asal Banjar Dinas Yeh Bakung I Nyoman Wiratmaja (56) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Yeh Bakung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan terdampar di pesisir pantai tetangga setelah proses pencarian semalaman oleh warga dan aparat sejak Selasa (29/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

90 Ribu Kendaraan di Buleleng Tunggak Pajak

balitribune.co.id | Singaraja - Persoalan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Buleleng masih menjadi pekerjaan besar bagi Samsat Singaraja. Sekitar 90 ribu kendaraan roda dua dan roda empat tercatat belum memenuhi kewajiban pajaknya. Di tengah tingginya angka tunggakan tersebut, realisasi penerimaan PKB hingga kini baru mencapai 73,72 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Warga Nigeria Diamankan, Satu Nekat Kabur, Dua Ngumpet di Kamar Mandi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tabanan mengamankan empat warga negara Nigeria yang terindikasi melanggar aturan keimigrasian di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, seorang WNA sempat nekat melarikan diri mengendarai sepeda motor, sementara dua lainnya ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kos, Rabu (23/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penghargaan Kategori Hospitality, Service & Retail Mendorong Pengelola Kawasan Pariwisata Menjaga Kualitas Destinasi

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menganggap penghargaan kategori Hospitality, Service & Retail dari lembaga survei atau lembaga penilaian kepada kawasan pariwisata ini merupakan tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pengembangan dan pengelolaan destinasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Sekadar Pelengkap, WIG Dorong Gastronomi Jadi Magnet Utama Wisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dimulai dari Jakarta dan Bali pada 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia kini membawa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 masuk lebih dalam ke akar gastronomi Nusantara melalui Solo dan Yogyakarta. Dipilihnya Solo dan Yogyakarta karena sebagai pusat tradisi keraton, pasar lokal, dan ruang kuliner yang hidup menyatu di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.