Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Industri MRO Membaik, Menteri Suharso Tinjau Hanggar GMF Bali

Bali Tribune / TINJAU - Menteri Suharso Monoarfa saat tinjauan mendadak di Hanggar GMF Bali
balitribune.co.id | Badung - Industri Maintenance, Repair, and Operation (MRO) anjlok dalam dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19. Hal tersebut dipicu penurunan intensitas penerbangan akibat wabah global tersebut.
 
Namun situasi dunia yang kian membaik, membuat operasional penerbangan mulai meningkat dalam beberapa waktu terakhir. 
 
Kondisi ini menjadi asa bagi PT. Garuda Maintenance Facility Aeoro Asia Tbk, selaku perusahaan yang berkecimpung di industri MRO. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa menilai, industri MRO Tanah Air, utamanya Bali menyimpan potensi luar biasa. "Bahwa untuk menguasai teknologi, pintu masuknya adalah diperawatan," katanya di sela-sela tinjauan mendadak di Hanggar GMF Bali, Jumat (25/3). 
 
Ia mencontohkan, seseorang yang ingin menguasai teknologi ponsel, harus terlebih dahulu mempelajari dan melatih diri soal handphone/mobile phone. "Mereka latihan, kemudian mendapat sertifikasi yang secara otoritas, mereka punya otoritas untuk membongkar, memperbaiki, dan seterusnya. Itu adalah jendela untuk menguasai knowledge dari teknologi melalui sebuah produk," imbuhnya.
 
Suharso mengakui, Indonesia perlu mendorong strategi penguasaan teknologi dengan penyediaan fasilitas. Ia menyebut, hal itu sudah diwujudkan Garuda Indonesia melalui PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia (Tbk).
 
"Saya ingat tahun 80an GMF itu hebat sekali. Bahkan waktu itu mau dipisah, dan akan perusahaan sendiri, dan sangat diandalkan di Asia, karena populasi pesawat paling banyak di Indonesia. Sehingga dengan demikian, perawatannya pun paling efisien seharusnya di Indonesia," lanjutnya. 
 
Keunggulan ini, membuat Indonesia mendapatkan otoritas dari beberapa produsen mesin pesawat terbang, seperti Lockheed Martin, Airbus, BMW, dan Rolls Royce. "Saya kira itu bagusnya peluang GMF," sebutnya. 
 
Khusus di Bali, Suharso mengemukakan, GMF dapat menangkap peluang pasar dari kawasan timur Indonesia, Australia, Selandia Baru, dan negara pasifik lainnya. 
 
"Saya kira itu bagus, karena populasinya besar. Karena kalau kita melakukan perawatan kan tergantung populasi," tegasnya. 
 
Jadi, menurut dia pengembangan sayap GMF itu tidak salah, karena pandemi saja masih sepi. "Seharusnya setelah pandemi ini, Bali dibuka, dan sekarang saya lihat sudah mulai ramai, saya yakin akan membawa percepatan pemulihan Bali," tutupnya.
wartawan
YUE
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Klungkung dan ITS Surabaya Jajaki Kerja Sama Teknologi Kelautan

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Sabtu (19/9/2026). Pertemuan ini digelar dalam rangka memperkuat sinergi serta menjajaki pengembangan kerja sama strategis di bidang pemanfaatan teknologi dan inovasi daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.