Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Sehat Menyambut Peringatan Harganas

Asisten III provinsi Bali, Wayan Suarjana didampingi Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Catur Sentana dan Bupati Jembrana Putu Artha beserta jajarannya saat mengikuti gerak jalan sehat kemarin.

BALI TRIBUNE - Ratusan orang yang terdiri dari masyarakat Kabupaten Jembrana, perwakilan BKKBN provinsi Bali bersama Dharma Wanitanya dan mitra kerjanya, seperti TNI - Polri, PLKB, Tim Penggerak PKK provinsi Bali, Dinas Koperasi provinsi Bali dan para pelajar di Kabupaten Jembrana mengikuti gerak jalan sehat di Jalan Sudirman Kota Negara, Minggu (15/7) pagi kemarin. Gerak jalan sehat yang dilepas oleh Asisten III provinsi Bali Wayan Suarjana yang mewakili Gubernur Bali Made Mangku Pastika ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Bali, Catur Sentana dan Bupati Jembrana Putu Artha beserta jajarannya. Wayan Suarjana mengatakan, gerak jalan sehat ini dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV tanggal 30 Juni lalu dan Hari Koperasi ke 71. Untuk Harganas tingkat nasional, telah diperingati di Manado, Sulawesi Utara pada Sabtu (7/7) lalu. Pada saat itu, Bali sedikitnya meraih 13 penghargaan tingkat nasional. Sedangkan tingkat provinsi Bali, akan dilaksanakan di Kabupaten Jembrana, Jumat  (20/7) nanti. Sehingga ia menyambut baik dengan adanya gerak jalan sehat ini. "Karena sesuatu yang dimulai harus orangnya sehat dulu. Kalau orangnya sehat, kita bisa melakukan apa saja. Sehingga saya senang dengan adanya gerak jalan sehat ini karena keluarga juga akan menjadi sehat. Tadi (kemarin - red) saya melihat banyak keluarga yang mengikuti gerak jalan. Ini bagus sekali," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Suarjana juga berpesan kepada setiap keluarga untuk meningkatkan "menyama braya". Dan hal ini peran keluarga sangat penting. Apalagi Harganas tahun ini mengambil tema; Hari Keluarga, Hari Kita Semua dan dengan slogan; Cinta Keluarga, Cinta Terencana. "Pesan saya untuk hari keluarga ini adalah setiap keluarga untuk lebih menyama braya," imbuhnya. Sementara Putu Artha menyambut gembira terpilihnya Kabupaten Jembrana sebagai tuan rumah Harganas provinsi Bali. Ia berharap event ini sebagai ajang promosi untuk Kabupaten Jembrana agar dikenal lebih luas. "Kami tentunya senang dengan event ini karena Jembrana menjadinya terpromosi. Karena Jembrana harus terus dipromosikan agar dikenal lebih luas lagi," ungkapnya.

wartawan
redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.