Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Janger Pegok : Bersinar di Jerman, Bangkit di PKB

janger pegok
Bali Tribune / JANGER - Tarian Janger direkonstruksi kembali untuk tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 sebagai duta Kota Denpasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Sebuah dokumentasi video langka pertunjukan Janger Pegok produksi tahun 1937 ditemukan tersimpan di lembaga media sains IWF Göttingen, Jerman. Arsip ini menjadi bukti penting perjalanan kesenian rakyat Bali yang telah dikenal dunia sejak era kolonial.

Arsip video berdurasi sekitar 10 menit tersebut pertama kali ditemukan pada tahun 2009 oleh seniman Pegok, I Made Wardana. Rekaman itu mendokumentasikan pertunjukan Janger dan Calonarang di Pura Sari Pegok, Sesetan, sekitar tahun 1936, saat wilayah Bali tengah dilanda wabah penyakit malaria.

Penata artistik sekaligus penulis konsep pertunjukan, I Made Agus Wardana, menyatakan bahwa temuan ini menjadi penanda kuatnya nilai sejarah dan identitas budaya Janger Pegok. Berbeda dengan seni puri seperti Gambuh, Janger lahir dari semangat kebersamaan dan romantisme rakyat biasa di Bali Selatan pada awal abad ke-20.

"Video ini bukan sekadar dokumentasi pertunjukan, melainkan jejak spiritual, gotong royong, dan identitas masyarakat Pegok sejak dulu, ujar pria yang akrab disapa Bli Ciaaatt tersebut," Senin (25/5/2026).

Dalam arsip video itu terekam momen pertunjukan Calonarang yang digelar sebagai ritual penolak bala. Karena keterbatasan penari sisya, para penari Janger dilibatkan hingga mengalami kerauhan (kesurupan) yang menghadirkan nuansa magis kuat.

Kini, warisan seni tersebut direkonstruksi kembali untuk tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 sebagai duta Kota Denpasar. Pertunjukan bertajuk Kejit Enyor ini memadukan gending klasik dengan adaptasi kekinian tanpa meninggalkan pakem aslinya.

Seluruh penari dan penabuh yang terlibat merupakan putra-putri asli Banjar Pegok. Langkah ini diambil demi menjaga regenerasi kesenian yang memang rutin dipentaskan setiap ritual piodalan di banjar setempat.

Penata artistik, Bli Ciaaatt, menjelaskan bahwa pementasan tahun ini memadukan rekonstruksi gending klasik dengan adaptasi kekinian dan inovasi artistik. Kendati demikian, seluruh garapan tetap berpijak kuat pada akar tradisi khas Pegok.

"Janger Pegok adalah anugerah leluhur. Tugas generasi sekarang bukan sekadar mempertontonkan, melainkan merawat ruh dan identitasnya agar tetap hidup lintas zaman," tegasnya.

Bli Ciaaatt menambahkan, seluruh penari dan penabuh yang terlibat merupakan putra-putri asli Banjar Pegok. Terlebih, kesenian ini memang rutin dipentaskan masyarakat setempat setiap ritual piodalan.

Sebanyak 10 gending klasik dan hasil rekonstruksi baru dipersiapkan untuk pementasan ini. Aransemen musikal menggabungkan gamelan Smarandana dengan Gong Suling, serta tetap mempertahankan logat khas nak Pegok sebagai identitas turun-temurun.

Proses pembinaan pementasan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, tim konsultan seni, budayawan, hingga penglingsir Banjar Pegok. Temuan arsip video di Jerman pun kini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk menjaga dedikasi warisan leluhur yang telah diakui dunia. 

wartawan
JRO/HEN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.