Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

JCF 2026, Anak Muda Jembrana Harus Berani Ambil Peran

penghargaan
Bali Tribune / Pada pelaksanaan JFC 2026, sejumlah tokoh penggerak dan pegiat kreatifitas dan inovasi di Kabupaten Jembrana menerima penghargaan dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan

balitribune.co.id | Negara - Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengembangkan potensi kalangan anak muda Jembrana. Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi generasi muda melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Salah satunya melalui gelaran Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 yang resmi dibuka di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026).

JFC 2026 sendiri merupakan realisasi dari Program Unggulan nomor 13 tentang Pengembangan Jembrana Creative Hub yang menjadi bagian dari 24 program unggulan Bupati Kembang Hartawan dan Wabup Patriana Krisna (Ipat) yang dikemas dengan konsep yang menarik dan kekinian. Festival yang berlangsung selama dua hari yakni pada Sabtu (31/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026), ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang kolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni, dan generasi muda Jembrana.

JFC 2026 mengusung tema “Reimagine the Playground Where Creativity Meets Play”. Selama rangkaian pelaksanaannya, JFC 2026 menghadirkan beragam potensi anak muda Jembrana secata terpadu dalam sebuah event. Seperti pertunjukan musik, seni, lokakarya, diskusi, kuliner, hingga pasar kreatif. Bahkan festival ini terbuka gratis bagi masyarakat. Festival ini tidak hanya memberi wadah berekspresi, tetapi juga menghubungkan pasar dengan produk-produk lokal karya talenta Jembrana yang mencakup 21 subsektor ekonomi kreatif.

Subsektor ekonomi kreatif tersebut diantaranya Teknologi & Digital meliputi Pengembang Permainan, Aplikasi, Teknologi Baru, Konten Digital, Televisi & Radio, Sulih Suara, Periklanan, Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Penerbitan. Selanjutnya Seni & Budaya: Musik, Seni Rupa, Seni Pertunjukan, Film/Animasi/Video, Fotografi, serta Arsitektur/Desain Interior. Terakhir Produk & Gaya Hidup: Fashion, Kuliner, Desain Produk, Kriya, dan Modifikasi Otomotif. JFC ini menjadi ruang bagi komunitas memperkenalkan karya dan potensi kreatifnya.

Lebih dari 30 penampil dijadwalkan meramaikan panggung JCF selama dua hari. Sejumlah musisi dan penampil yang turut ambil bagian di antaranya Jangar serta kolaborasi Lolot x Bagus Wirata. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan di sela-sela festival tersebut, berharap JCF ini mampu menjadi pemantik lahirnya lebih banyak generasi muda kreatif di Jembrana. Ia menegaskan, anak muda Jembrana tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus berani mengambil peran sebagai pelaku dan penggerak kreativitas.

Pihaknya mengaku potensi kratifitas anak muda Jembrana mampu bersaing, “jarapan saya, melalui Jembrana Creative Festival ini, anak-anak muda Jembrana mampu berkreasi lebih banyak. Kita tidak boleh menjadi penonton, tetapi harus mampu berkreasi, berkolaborasi, bersinergi, dan terus membangun sinergi. Dengan demikian, anak-anak muda kreatif Jembrana akan semakin banyak tumbuh dan mampu bersaing,” tegasnya. Menurut Bupati Kembang, JCF ke depan akan dikembangkan menjadi agenda tahunan di Jembrana.

Ia menekankan penyelenggaraannya bukan sekadar menghadirkan festival, melainkan merupakan bagian dari proses panjang dalam memetakan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif daerah. “Sebelumnya, Pemkab Jembrana telah melakukan rangkaian kegiatan dengan memetakan potensi 21 subsektor ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Jembrana. JCF 2026 menjadi salah satu puncak dari proses tersebut, sekaligus momentum untuk mempertemukan para pelaku kreatif dalam satu ruang kolaborasi,” jelasnya.

Menuru Bupati Kembang Festival ini juga dirancang tidak hanya memberikan ruang ekspresi, tetapi membuka akses pasar bagi produk-produk lokal. Dengan demikian, karya dan kreativitas masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pertunjukan, tetapi mampu berkembang menjadi produk bernilai ekonomi dan memiliki daya saing. Salah satu bentuk dukungan konkret yang dihadirkan adalah layanan konsultasi dan fasilitasi pendaftaran merek serta hak kekayaan intelektual (HKI) bagi para kreator dan pelaku usaha kreatif Jembrana.

Pihaknya mendoroang generasi muda Jembrana agar mendaftarkan dan mencatatkan HKI sebagai bentuk perlindungan terhadap karya-karya kreatif dan inovasinya. Menurutnya instansi terkait di Pemkab Jembrana akan menfasilitasi pendaftaran HKI karya inovasi tersebut. “Melalui kolaborasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), para pelaku kreatif mendapatkan kesempatan mendaftarkan merek atau brand secara gratis dengan fasilitasi Pemkab Jembrana,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Asal Sesuai Aturan, Dewan Nilai Rotasi Sekda Klungkung Sah

balitribune.co.id | Semarapura - Pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung yang terkesan mendadak terus menjadi perhatian. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Wayan Mastra menilai rotasi tersebut sah dilakukan selama sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku. 

Selain itu Wayan Mastra juga menyebutkan, asal ASN tersebut memiliki kinerja dan track record yang mumpuni, maka rotasi tersebut tidak masalah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidak Rumah Kos, Polres Klungkung Amankan Dua Orang Positif Sabu

balitribune.co.id | Semarapura - Polres Klungkung terus mengintensifkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Klungkung. Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan sidak di sebuah rumah kos di Jalan Ida Bagus Mantra, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. 

Baca Selengkapnya icon click

Stunting di Buleleng Tercatat 3,47 Persen, Dinkes Perkuat Pemantauan Balita

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala. Berdasarkan data Sigizikesga (Sistem Informasi Gizi dan Kesehatan Keluarga) per Oktober 2026, prevalensi stunting di Buleleng tercatat sebesar 3,47 persen atau 1.014 balita dari total 29.183 balita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang 2 Hari di Selbar Ditemukan Lemas di Saluran Irigasi

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi yang sempat dilaporkan hilang selama dua hari akhirnya ditemukan selamat di saluran irigasi Tukad Balian, Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), pada Senin (26/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.