Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Karya Agung, Krama Gelgel Gelar Ritual Mepepade

Prosesi ritual mepepada yakni, mensucikan wewalungan (kurban,red) untuk sarana upakara berlangsung di Pertigaan Agung Desa Pakraman Gelgel,KLungkung. Tampak Krama Sangging yang merupakan warga pengempon Pura melaksanakan prosesi dimaksud, Kamis (22/11) kemarin.

 BALI TRIBUNE - Bertepatan dengan rahina Purnama Kaenem, Kamis (22/11) kemarin berlangsung ritual mepepade di Pertigaan Agung Desa Pakraman Gelgel, Klungkung. Ritual itu digelar serangkaian pelaksanaan karya agung berupa, ritual Mapahayu Jagat Marisudha Gumi yang akan dilaksanakan warga setempat, Jumat (23/11) hari ini. Menurut Jro Bendesa Pakraman Gelgel Putu Gde Arimbawa, ritual mepepada itu bertujuan untuk membersihkan (penyucian,red) hewan kurban yang akan dipergunakan sebagai sarana upakara Mahayu Jagat Marisuda Gumi. Ritual dimaksud bakal digelar rahina Sukra Paing wuku Gumbreg atau Jumat (23/11) hari ini. Selaku penyanggra karya ungkap Bendesa Arimbawa, warga di empat banjar yang ada di Desa Pakraman itu. Keempat banjar dimaksud adalah, Banjar Sangging,Banjar Kacang Dawa,Banjar Gria dan Banjar Siku  Desa Kamasan.  “Diperkirakan, warga yang akan terlibat mencapai ribuan orang,” terangnya. Lanjut Bendesa Arimbawa, puncak karya agung Mamungkah,Nubung Pedagingan,Ngenteg Linggih,Pedudusan Agung,Tawur Panca Wali Krama,Mahayu Jagat Marisuda Gumi berlangsung pada 31 Desember 2018 nanti. Disebutkan, ritual dimaksud adalah yang pertama sejak 500 tahun silam. Sementara itu Kordinator Upakara Karya I Dewa Ketut Soma menjelaskan, hewan yang dikurbankan untuk ritual tersebut berjumlah 23 ekor terdiri dari, Kerbau, Banteng, Kidang, Manjangan,Petu, Kambing, Lubak, Asu belang bungkem, Angsa, Banyak ( Angsa kelabu), Itik selem, Penyu, Ayam manca warna serta Ayam Penyirat. Pemerhati Sastra Hindu dari Desa Satra ini menambahkan, melalui ritual mepepade diyakini roh hewan untuk kurban akan meningkat lebih baik. ”Dimana roh binatang saat ini bisa lebih baik setelah disucikan dengan banten bie kaon dan bebangkit(bangun red) yang bermakna untuk roh binatang yang diupakari kali ini agar menjadi lebih utama,” sebutnya. Ritual ini berpusat di Pertigaan Desa Pakraman dan selaku pemuput karya adalah, Ida Perande Jumpung dari Gria  Jumpung, Kamasan KLungkung.  Pada sore hari, prosesi dilanjutkan dengan melaksanakan ritual memben sebegai wujud persiapan menjelang karya agung besok (hari ini,red).

wartawan
Ketut sugiana
Category

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Seekor Ayam dan Harga Sebuah Nyawa

balitribune.co.id | "Seekor ayam mungkin hanya bernilai ratusan ribu rupiah. Namun, ketika seekor ayam dibayar dengan hilangnya satu nyawa manusia, sesungguhnya yang paling mahal bukanlah ayam itu, melainkan lunturnya kemanusiaan, runtuhnya penghormatan terhadap hukum, dan pudarnya nilai Tat Twam Asi yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali."

Ketika Amarah Mengalahkan Kebijaksanaan

Baca Selengkapnya icon click

Sidang Perdana Citizen Lawsuit Banjir Bali, Pemerintah Pusat Absen

balitribune.co.id | Denpasar - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menggelar sidang perdana gugatan warga negara (Citizen Lawsuit) yang diajukan Koalisi Pulihkan Bali terhadap 14 pejabat negara pada Senin (27/7/2026). Gugatan ini dilayangkan sebagai respons atas buruknya tata kelola pemerintahan dalam penanganan bencana banjir yang melanda Pulau Dewata pada September 2025 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Nyata Pulihkan Danau Buyan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen TNI Menjaga Kelestarian Alam Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Bali kembali membuahkan hasil. Upaya pemulihan ekosistem Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, resmi ditandai dengan kegiatan syukuran bertajuk "Kolaborasi Sepenuh Hati Memulihkan Ekosistem Danau Buyan" yang berlangsung di kawasan Pura Ulun Danu Buyan, Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.