Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jumlah Atlet Cricket Berbeda, Bonus SEA Games Belum Cair

KONI
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Bonus atlet Bali yang membela Indonesia di kancah SEA Games 2017 Malaysia belum bisa dicairkan oleh KONI Bali lantaran jumlah atlet cabor cricket belum sinkron.

Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali mengajukan sebanyak 13 atlet putra dan putri untuk digelontorkan bonus, namun KONI Bali masih mencari bukti valid kalau jumlah atlet cricket Bali yang memperkuat Indonesia ke SEA Games tidak seperti yang disodorkan PCI Bali itu.

“Saya sementara ini memang memperoleh informasi tak sama dengan informasi yang diberikan PCI Bali. Jadi saya akan mencari kepastian berapa sih sebenarnya atlet cricket putra dan putri Bali yang membela timnas itu,” ucap Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di ruang kerjanya, Selasa (7/11).

Dia mengatakan, semula memang diagendakan bonus semua atlet Bali yang berprestasi di SEA Games lalu, dicairkan sebelum hari raya Galungan. Namun lantaran belum klopnya jumlah atlet cricket itu, lanjut Suwandi, maka pencairannya tertunda.

“Nanti saya cek ke PB PCI juga ke pihak timnas cricket Indonesia lalu. Saya tidak mau berdasarkan kata-kata tanpa bukti otentik,” imbuh Ketut Suwandi.

Kepastian tersebut juga termasuk soal berapa atlet Bali pastinya yang ikut berangkat ke Malaysia dan bergabung dengan timnas cricket Indonesia. Jadi bagi atlet cricket putra dan putri Bali yang menghuni pelatnas namun tidak ikut berangkat ke Malaysia, maka bakal tidak diberikan penghargaan.

“Intinya siapa atlet cricket Bali yang ke Malaysia dan membela timnas, apakah atlet itu bertanding atau sebatas cadangan, bakal diberikan reward atau bonus nantinya. Kalau atlet tidak ke Malaysia, ya jelas tidak dapat bonus meski masuk pelatnas,” tambah Suwandi.

Sementara itu, untuk realisasi dan pencairan untuk bonus SEA Games itu sendiri, diakui mantan Ketua Umum KONI Badung itu, saat ini masih dalam proses administrasi di Pemprov Bali.

“Pastinya jika nanti proses administrasi itu selesai, maka bakal secepatnya diberikan para atlet Bali yang meraih medali SEA Games Malaysia lalu. Jadi sabar dulu kita tunggu bersama,” pungkas Suwandi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.