Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasad: Pelihara Netralitas dan Bangun Imunitas Bangsa

IMUNITAS -- Kasad menegaskan, tidak ada jalan lain kecuali seluruh komponen bangsa harus bersinergi untuk mewujudkan imunitas bangsa.

BALI TRIBUNE - Meningkatnya suhu politik menjelang Pemilu tahun 2019, mengakibatkan  persatuan bangsa terus menerus menghadapi ujian. Kondisi ini tentu menuntut peranan TNI Angkatan Darat (AD) untuk tetap berpegang teguh pada komitmen netralitasnya, hal ini sangat penting, karena indikasi keberpihakan TNI AD pasti akan dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memperoleh keuntungan politik.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyampaikan hal itu pada acara laporan korps kenaikan pangkat 34 perwira tinggi (Pati) TNI AD di lingkungan Markas Besar TNI AD, Jakarta, Rabu (5/9). Di antaranya, Letjen TNI AM Putranto (Komandan Kodiklatad), Mayjen TNI Tri Soewandono (Danpussenif Kodiklatad), Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang (Kapuspen TNI), dan Brigjen TNI Candra Wijaya (Kadispenad).

Kasad mengingatkan, untuk merefleksikan kembali perkembangan situasi di sekitar kita, khususnya sebagai dampak dari globalisasi serta kemajuan teknologi yang membuat pengaruh budaya dan nilai-nilai asing mengalir masuk dengan mudahnya. “Harus kita akui, saat ini telah terjadi erosi dan perusakan jati diri serta moralitas bangsa, khususnya yang menimpa generasi muda kita. Aset bangsa yang seharusnya kita kokohkan kepribadiannya dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi kompetisi global,” ujar Kasad.

Imbas dan penyebaran nilai-nilai budaya asing berupa hedonisme, individualisme, materialisme dan lain-lain semakin jamak terlihat di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Sementara itu, ancaman narkoba menjadi semakin nyata dan meresahkan. karena telah menyentuh hampir semua lapisan masyarakat, bahkan Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di kawasan Asia.

Di sisi lain, nilai-nilai luhur bangsa Indonesia semakin hari makin terkikis, semangat persatuan, budaya toleransi, tenggang rasa, dan “tepo sliro” sebagai  ciri khas bangsa Indonesia sedikit demi sedikit hilang, sehingga menjadikan bangsa Indonesia tidak solid dan lemah dari dalam.

Hal ini diperburuk dengan kondisi masyarakat kita yang rentan akan perpecahan, baik karena sentimen perbedaan yang terus-menerus diprovokasi, maupun akibat meningkatnya suhu politik menjelang Pemilu tahun 2019. Persatuan bangsa kita akan terus menerus menghadapi ujian.

“Kondisi ini tentu menuntut TNI AD untuk tetap berpegang teguh pada komitmen netralitasnya/ Hal ini penting, karena indikasi keberpihakan TNI AD pasti akan dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memperoleh keuntungan politik,” tegas Kasad.

Menghadapi tantangan tersebut, Kasad menegaskan, tidak ada jalan lain kecuali seluruh komponen bangsa harus bersinergi untuk mewujudkan imunitas bangsa, yaitu kekuatan dan ketahanan bangsa Indonesia terhadap segala terpaan masalah dan pengaruh negatif dari dalam dan luar. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, TNI AD dituntut ikut serta merevitalisasi nilai-nilai luhur budaya bangsa yang terangkum dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya menaruh harapan besar bahwa kita semua, dengan kapasitas pada jabatan dan pangkat yang disandang masing-masing serta bekal pengalaman, pengetahuan, maupun kemampuan yang kita miliki, dapat berkontribusi dalam mengatasi permasalahan bangsa melalui dedikasi tugas dan pengabdian kita di TNI AD, TNI serta instansi pemerintah lainnya/ Dengan demikian, sekaligus kita dapat mempertahankan citra TNI AD sebagai institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat selama ini,“ kata Kasad.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.