Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemandirian Bangsa

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Hingga triwulan ke-3 tahun 2018, pemerintah masih rajin mengimpor bahan-bahan yang mestinya menjadi titik kuat negara agraris-maritim seperti Indonesia. Tiga diantaranya yang paling banyak mendapat sorotan adalah beras, jagung dan garam.

Presiden Jokowi berdalih, impor beras wajib dilakukan untuk menjadi cadangan jika sewaktu-waktu terjadi krisis pangan. Menko Perekonomian, Darwin Nasution juga mengklaim impor garam industri dilakukan karena banyak pengusaha mengancam akan keluar negeri gara-gara kelangkaan garam industri, sedangkan impor jagung, menurut Direktur Pengadaan Perum Bulog, Wahyu, wajib dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang kian bertambah.

Tercatat, dalam triwulan pertama 2018, bolog atas arahan pemerintah, telah mengimpor beras sebanyak 500.000 ton, garam 3,7 juta ton dan jagung 600.000 ton. Suatu jumlah yang amat besar dan paradoksal dengan citra negeri agraris-maritim Indonesia, yang seharus memiliki keunggulan pada ketiga bahan itu.

Apakah RI sudah merdeka dalam arti sesungguhnya? Pertanyaan itu patut menjadi renungan karena secara substantif, cita-cita semua bangsa merdeka adalah ingin mandiri. Dengan demikian, parameter kualitas sebuah negara merdeka  adalah tingkat kemandirian dalam memenuhi kebutuhan dan dalam menentukan nasib sendiri. Ketergantungan yang berlebihan kepada bangsa lain dalam hal nasib dan pemenuhan hajat hidup rakyat, adalah pengingkaran atas semangat kemerdekaan itu sendiri.

Tapi mengapa pemerintah malah masih "berbangga" dengan impor barang yang seharusnya menjadi titik kuat negeri maritim dan agraris seperti Indonesia? Jawabannya sederhana; karena pembangunan mental bangsa belum diarahkan secara sungguh-sungguh kepada hakekat dan tujuan kemerdekaan.

Ide "Revolusi Mental" Jokowi-JK yang tadinya diharapkan menjadi pemutus matarantai ketergantungan bangsa dari barang kebutuhan pokok negeri agraris-maritim, sebagaimana terjadi pada rezim-rezim sebelumnya, ternyata masih harus bekerja keras membangun mental kandirian bangsa yang tereduksi oleh semangat ketergantungan.

Kini saatnya kita arahkan orientasi pembangunan bangsa untuk menguatkan semangat kemandirian. Generasi yang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan hendaknya mampu menegakkan prinsip kemandirian di semua lapangan kehidupan bangsa.

Dalam pidato “Trisakti” tahun 1963, Bung Karno menegaskan, kemerdekaan dan kemandirian itu termanifestasikan dalam bentuk; berdaulat secara politis, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara social budaya. Negara yang berhasil membangun kemandirian, akan menumbuhkan kebanggaan pada warganya, sehingga mendorong mereka berprestasi bagi kemajuan diri, masyarakat, bangsa dan negaranya.

Dalam konteks kemandirian inilah, kita mesti mendorong pemerintah untuk secara perlahan tapi pasti melepaskan diri dari belenggu utang luar negeri yang semakin besar sambil terus mencari terobosan memperkokoh kedaulatan pangan sebagaimana komien rezim Jokowi-JK.

Bahwa benar, sebagai sebuah entitas ekonomi, negara membutuhkan utang luar negeri demi memacu pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur dan mengharapkan tricle down effect daripadanya untuk kemakmuran rakyat.

Namun, untuk mengejar target itu, pemerintah tidak mesti memilih terobosan dengan tetus berutang sebagai jalan keluar paling dominan. Parameter kesejahteraan sosial sebagai cita-cita yang wajib dipenuhi negara, tidak semata-mata terletak pada kemajuan pembangunan fisik. Konsentrasi pembangunan manusia sebagaimana dilakukan Jepang pasca perang dunia II, layak menjadi teladan. Dengan fakta ini, konsep Revolusi Mental sudah harus membumi dengan meneguhkan sangat kemandirian.

Dengan semangat kemandirian yang menjadi substansi negeri merdeka,  hendaknya menyadarkan kita bahwa kemandirian merupakan  elemen penting dari negara berdaulat.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Penancapan Keris Tandai Puncak Peringatan Puputan Badung ke-120

balitribune.co.id | Denpasar - Penancapan keris oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama para penglingsir puri se-Kota Denpasar menjadi simbol puncak peringatan 120 tahun Puputan Badung. Prosesi tersebut berlangsung di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Minggu (20/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Jaya Negara Resmikan Wantilan Banjar Tampakgangsul

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Upacara Melaspas serta Meresmikan Wantilan Banjar Tampakgangsul, Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara. Peresmian dilaksanakan melalui penandatanganan prasasti pada Rahina Saniscara Wage Prangbakat, Sabtu (19/9/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Layanan Terpadu, Bunda PAUD Badung Buka Bimtek Pemenuhan 8 Indikator PAUD HI

balitribune.co.id | Mangupura - Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pemenuhan 8 Indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI), di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 90 pendidik PAUD se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tabanan Perlu Tahu, Ini Jadwal dan Titik Pengangkutan Sampah Terbaru

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan melakukan pembaharuan jadwal pengangkutan sampah dan titik lokasi atau droping point. Kepala DLH Kabupaten Tabanan I Made Surya Dharma mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memilah sampah rumah tangga sebelum diangkut oleh petugas. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Pagelaran Budaya Desa Padangan, Bupati Sanjaya Dorong Penguatan Ekonomi Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Nuansa seni dan budaya begitu terasa di Lapangan Umum Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu (20/9), saat masyarakat Desa Padangan bersama sejumlah Desa di Kecamatan Pupuan menampilkan kekayaan budaya lokal melalui Pagelaran Budaya Desa Padangan “Lokahita Samudaya Desa Padangan” Tahun 2026. Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Tampil Kalcer Saat Riding, Astra Motor Bali ajak Komunitas Ramaikan OOTR Kalcer Ride Creation

balitribune.co.id | Denpasar - Berkendara dengan sepeda motor kini tidak hanya soal perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri. Semangat tersebut hadir dalam kegiatan OOTR (Outfit Off The Ride) Kalcer Ride Creation, yang digelar Astra Motor Bali berkolaborasi dengan Sisters On Wheels Bali (SOW) dan komunitas HASCI Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.